Liburan Tahun Baru, Fotografer Pasuruan Gelar Hunting Amal untuk Korban Erupsi Semeru

Liburan Tahun Baru, Fotografer Pasuruan Gelar Hunting Amal untuk Korban Erupsi Semeru

  • Bagikan
Fotografer antusias membidik para model berbusana manten di acara hunting amal.
Fotografer antusias membidik para model berbusana manten di acara hunting amal. (Foto: Mahfud)

PASURUAN, Tugujatim.id – Banyak cara untuk merayakan liburan tahun baru. Seperti yang dilakukan para fotografer di Pasuruan. Mereka punya cara positif untuk memaknai awal pergantian tahun 2022. Salah satunya dengan menggelar acara hunting amal yang ditujukan untuk para korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang.

Ratusan fotografer tampak asyik membidik para model-model cantik berbusana gaun manten khas budaya Indonesia di area Gedung Wolu, Kota Pasuruan, Minggu (2/2/2022).

Tak lupa mereka juga menyisihkan sebagian uangnya di kotak amal yang sudah disediakan. Beky, ketua penyelenggara acara hunting amal dari Paguyuban Fotografer Pasuruan, menyatakan tahun baru tak melulu dirayakan dengan hura-hura.

Peserta hunting amal berfoto bersama para model dan MUA.
Peserta hunting amal berfoto bersama para model dan MUA. (Foto: Mahfud)

Dia bersama para pecinta fotografi di Pasuruan berupaya menggelar perayaan tahun baru yang positif dengan membantu para korban erupsi Gunung Semeru.

“Jadi kita buat kegiatan positif liburan di tahun baru sekalian hunting amal. Sekalian temu kangen, kita juga penggalangan dana untuk korban Erupsi Gunung Semeru,” ujarnya.

Hunting amal yang bekerja sama dengan Perfopas dan para Make Up Artis (MUA) manten di Pasuruan dan sekitarnya ini juga berupaya  menggairahkan kembali bisnis fotografi yang sempat mati suri selama pandemi.

Para peserta hunting amal bisa menambah koleksi portofolio foto manten sebagai media promosi di media sosial. Sebaliknya, untuk para MUA juga bisa mendapatkan foto gratis dari si fotografer.

Seorang model berpakaian adat jawa berpose dengan anggun.
Seorang model berpakaian adat jawa berpose dengan anggun. (Foto: Mahfud)

“Nah, tema wedding ini tentunya buat fotografer sangat bermanfaat terutama untuk portofolio yang bisa diupload untuk menunjang pekerjaan mereka buat promosi di IG,” imbuhnya.

Oleh karenanya, para pegiat fotografi di Pasuruan dan sekitarnya tampak antusias mengabadikan keanggunan busana manten yang dikenakan para model. Hingga sore hari, sudah terkumpul dana hingga jutaan rupiah yang siap disumbangkan.

“Fotograger dari Pasuruan, Sidoarjo, Gresik semua datang. Jumlah peserta tembus seratus lebih. Untuk model yang kita sediakan ada 9 model dari 9 MUA dari Pasuruan dan ada satu dari Mojokerto,” pungkasnya.

  • Bagikan