• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Eks Lokalisasi Girun di Kabupaten Malang dibongkar petugas. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Eks Lokalisasi Girun di Kabupaten Malang dibongkar petugas. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Pemkab Malang dan PT KAI Bongkar Bangunan Eks Lokalisasi Girun dengan 190 Personel

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Keberadaan eks Lokalisasi Girun di Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, yang menjadi polemik karena aktif kembali melakukan praktik esek-esek setelah dilakukan penutupan pada 2014 lalu. Akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama PT KAI menindak tegas dengan menggusur bangunan-bangunan yang dipakai para pekerja seks komersial (PSK) itu.

Suwadji selaku Plt Asiten 1 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang saat memimpin apel penertiban Lokalisasi Girun pada Sabtu (08/05/2021). (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Suwadji selaku Plt Asiten 1 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang saat memimpin apel penertiban Lokalisasi Girun pada Sabtu (08/05/2021). (Foto: Rap/Tugu Jatim)

“Perlu saya sampaikan juga sebenarnya lokalisasi tersebut sudah ditutup sejak 24 Mei 2014. Lalu pada 2017 sempat ada tindak lanjut yang sebenarnya sudah tutup, tapi dari 2017 sampai saat ini ada bukti indikasi ditempati lagi (PSK, red),” terang Suwadji selaku Plt Asiten 1 Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang saat memimpin apel penertiban Lokalisasi Girun pada Sabtu (08/05/2021).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Satpol PP dan Polsek Gondanglegi memang beberapa kali melakukan operasi cipta kondisi di eks Lokalisasi Girun. Terbukti, tim gabungan tersebut bisa mengamankan beberapa perempuan penghibur dan pria hidung belang. Hal ini membuat tekanan dari masyarakat sekitar agar segera membongkar bangunan di sana.

Personel yang menertibkan Lokalisasi Girun. (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Personel yang menertibkan Lokalisasi Girun. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

“Sehingga oleh satpol PP dan beberapa instansi terkait dilakukan operasi cipta kondisi, dan di situ memang beberapa kali ada PSK sehingga tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat memberikan reaksi keras. Sehingga pemerintah desa mengharapkan pemerintah daerah bersinergi dengan PT KAI untuk menutup, bahkan membongkar 23 bangunan di sana,” bebernya.

Deputi Eksekutif Vice President DAOP 8 Surabaya Mariyanto secara simbolis menghancurkan tembok bangunan, tanda penggusuran eks Lokalisasi Girun. (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Deputi Eksekutif Vice President DAOP 8 Surabaya Mariyanto secara simbolis menghancurkan tembok bangunan, tanda penggusuran eks Lokalisasi Girun. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Suwadji sendiri mengatakan jika penyebab lokalisasi legendaris di Kabupaten Malang tersebut tetap bertahan karena masih ada bangunan yang dipakai untuk melakukan praktik esek-esek.

“Karena penyebab tempat itu tetap ditempati PSK karena masih ada bangunan. Kalau bangunannya dibongkar, otomatis sudah gak ada (PSK). Untuk buat tenda kan tidak mungkin,” tegasnya.

Bangunan eks lokalisasi dirobohkan agar tidak digunakan lagi. (Foto: Rap/Tugu Jatim)
Bangunan eks lokalisasi dirobohkan agar tidak digunakan lagi. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Dalam penggusuran ini, total ada sekitar 190 personel gabungan dari TNI, Polri, satpol PP, dan PT KAI. Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) seperti Ansor juga ikut membantu meratakan bangunan yang rata-rata adalah bangunan semi permanen. Selain itu, sebanyak 3 alat berat juga dikerahkan agar proses penggusuran berjalan lebih cepat.

Tags: Berita pembongkaran lokalisasiKabupaten MalangLokalisasi GirunPemkab MalangPT KAI
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Fathul Huda dan Ketua DPRD Tuban, H.M. Miyadi menerima Opini WTP dari Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur, Joko Agus Setyono di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur, Sidoarjo, Jumat (07/05/21). (Foto: Humas Pemkab Tuban)

Kali Ketujuh, Pemkab Tuban Terima Opini WTP dari BPK

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID