MALANG, Tugujatim.id – Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR) se-Kota Malang dengan tajuk PMR Siaga Jantung “Hands-On CPR for Gen Z”. Kegiatan LPPM UM ini diselenggarakan di Aula Lantai 9 Gedung Kuliah Bersama A20 UM, Senin (17/11/2025).
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Pusat Kesehatan dan Pangan LPPM UM Prof Dr Titi Mutiara Kiranawati MP memberikan kesannya ketika menyampaikan sambutan.
“Saya sudah melihat video-video yang dikirimkan oleh para peserta, saya tersentuh melihat bagaimana Gen Z mencoba melakukan pertolongan pertama ketika terjadi sebuah kecelakaan kecil,” ujar Titi.
Baca Juga: LPPM UM Sukseskan Pelatihan dan Kompetisi CPR Tingkat SMA/SMK/MA se-Malang Raya
Dia melanjutkan, harapannya bisa memberikan apresiasi jauh lebih baik dan kegiatannya juga terus berkelanjutan.
“Tentunya nanti anak-anakku bisa berkreasi jauh lebih baik. Mudah-mudahan kami juga bisa memberikan apresiasi yang lebih baik pula dan dapat berkelanjutan,” harap Titi.

Ketua pelaksana kegiatan dr Erianto Fanani MKKK AIFO-K mengatakan, PMR Siaga Jantung “Hands-On CPR for Gen Z” merupakan kompetisi CPR pertama di Kota Malang.
“Saya rasa ini yang pertama di Kota Malang bahkan sepertinya Jawa Timur, karena belum pernah mendengar juga sebelumnya,” menurut Ery, sapaan akrabnya.

Pelaksanaan kegiatan ini berawal dari hasil diskusi Tim Pusat Kesehatan dan Pangan yang berawal akan mengadakan pelatihan CPR saja. Namun, dia mengatakan, ternyata memunculkan ide baru yaitu pelatihan yang diikuti dengan bentuk kompetisi CPR.
“Awalnya cuma mau pelatihan saja, tapi kemudian hasil diskusi lagi dengan tim dan pimpinan kenapa tidak coba dilakukan lomba,” kata Ery.
Tujuan dan Harapan Kegiatan PMR Siaga Jantung
Kompetisi PMR Siaga Jantung terdiri dari tiga bentuk kegiatan, yaitu kompetisi CPR hands-on menggunakan manequin, lomba x-banner edukasi kesehatan, dan lomba video first aid.
Ery yang sekaligus sebagai Kepala Laboratorium Fakultas Kedokteran menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini, yaitu semua orang bisa melakukan CPR dan dapat membantu sesama dalam keadaan darurat kapan pun dan di mana pun.
“Saya ingin semua orang bisa CPR, apa pun latar belakangnya, berapa pun umurnya agar dapat membantu orang dalam keadaan darurat,” ujar Ery.

Dengan adanya tujuan tersebut, Ery mencoba menggandeng siswa SMA yang masih memiliki jiwa semangat tinggi untuk menolong sesama.
“Kenapa menggandeng anak SMA terutama PMR, karena mereka punya komitmen di bidang kesehatan dan keinginan untuk membantu orang lain pasti besar. Kami mengajak teman-teman SMA aktif ikut lomba dan dapat berkontribusi di lingkungannya,” jelas Ery.
Selain itu, siswa SMA/SMK/MA juga dapat menggunakan media sosial dengan bijak melalui penyebaran informasi terkait pertolongan pertama dan CPR.
Dengan adanya kegiatan pelatihan dan kompetisi ini, Ery berharap siswa SMA/SMK/MA juga dapat mengedukasi orang-orang di lingkungan sekitarnya.
“Melalui kegiatan kecil ini bisa menjadi getok tular untuk meng-influence, menjadi penyemangat untuk orang lain supaya berani melakukan CPR yang baik dan benar. Tahun depan misal ada semacam lomba lagi ayo kita buat yang lebih besar lagi dan lebih ramai,” pungkas Ery.

Sementara itu, Gary Alvaro Geson, narasumber dari PT Agro Mitra Alimentare (PT AMA), menyampaikan materi bertemakan Menguatkan Sistem Tubuh untuk Siaga dalam Kondisi Darurat dengan sangat menarik dan diikuti dengan sangat antusias oleh para peserta. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh peserta.

Untuk diketahui, PT AMA merupakan mitra utama dalam kegiatan pelatihan ini. Harapannya, kegiatan ini dapat membangkitkan motivasi siswa SMA/SMK/MA agar peduli sesama dan meningkatkan keterampilan pertolongan pertama.
Respons Positif Peserta
Kegiatan PMR Siaga Jantung “Hands-On CPR for Gen Z” LPPM UM ini juga mendapatkan respons positif dari pelajar jenjang SMA bahkan guru mereka. Keantusiasan ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah peserta padahal linimasa lomba hanya sekitar satu minggu.
Leli, seorang staf TU dan pengurus UKS dari SMKN 4 Malang, menyampaikan harapannya terkait adanya kegiatan ini.

“Harapan saya, anak-anak yang sudah ikut bisa mempraktikkannya atau mengambil ilmu untuk masa depan. Kalau bisa nanti datang ke sekolah-sekolah juga karena dasar pertolongan ini penting banget,” ujar Leli.
Di sisi lain, Staf Kesiswaan dan Pembina Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 8 Malang Teguh Santoso menyampaikan, sebuah pesan.
“Kita sebagai manusia kan pasti ada jiwa menolong. Nah, itu kita tanamkan kepada siswa kami. Bukan karena menangnya, tapi bagaimana adik-adik ini dapat mengimplementasikan saat terjadi sesuatu dan jangan pernah lelah untuk membantu sesama,” ujar Teguh.
Di samping itu, Setyoningsih Rahmawati, siswi kelas 11 jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 4 Malang, mengatakan, ilmu soal CPR bisa membantu jika terjadi sesuatu di sekitarnya.
“Saya jadi mengetahui tentang CPR agar bisa membantu jika terjadi sesuatu di sekitar saya,” kata Setyaningsih.
Siswi kelas 11 jurusan Teknik Grafika SMKA 4 Malang, Bilqis Sayydatuna Fatimah, menambahkan kesannya ketika mengikuti pelatihan ini.
“Yang paling berkesan saat bapaknya mempraktikkan CPR, keren bisa seperti itu dengan waktu kurang dari 1 menit,” kata Bilqis.
Siswa kelas 10 SMAN 8 Malang Nathaniel Kamarudin menjelaskan alasannya mengikuti kegiatan pelatihan dan kompetisi ini.
“Biar pengetahuan kita lebih jauh, lebih bisa menolong di keadaan darurat dan event ini bisa dikembangkan lebih jauh karena ini sangat penting biar remaja seusia saya bisa tahu cara pertolongan yang benar,” kata Nathaniel.
Sang Anaruna Mumpuni, siswa kelas 10 SMAN 8 Malang menambahkan harapannya setelah mengikuti kegiatan ini.
“Setelah dapat pelatihan ini lebih paham tentang CPR, cara penanganannya dengan baik. Jadi, harapannya dapat membantu apabila ada orang yang henti jantung,” ujar Aruna.
Di samping itu, siswa kelas 11 SMAN 8 Malang sekaligus anggota tim pemenang juara 1 Kompetisi CPR Gabriel Ramadhan Abdillah menyampaikan harapan untuk dapat mempertahankan prestasi mereka.
“Harapannya semoga bisa ikut kompetisi lagi dan tetap mempertahankan apa yang telah didapatkan,” harap Gabriel.
Daftar Pemenang Kompetisi
Pelatihan dan kompetisi CPR tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Malang ini diikuti oleh 8 sekolah mengikuti kompetisi CPR, 8 sekolah mengikuti lomba x-banner edukasi kesehatan, dan 6 sekolah mengikuti lomba video first aid. Berikut ini pemenang kompetisi-kompetisi tersebut.
1. Kompetisi CPR

- Juara 1: SMAN 8 Kota Malang
- Juara 2: SMKN 2 Kota Malang
- Juara 3: MAN 1 Kota Malang
2. Lomba X-Banner Edukasi Kesehatan

- Juara 1: Lut Findah Qunurul Jannah (SMKN 2 Kota Malang)
- Juara 2: Musfira Tsalitsa Putri (MAN 1 Kota Malang)
- Juara 3: Bilqis Sayydatuna Fatimah (SMKN 4 Kota Malang)
- Juara Favorit: Nathaniel Kamarudin (SMAN 8 Malang)
3. Lomba Video First Aid

- Juara 1: Ahmad Fidak (SMAN 1 Kota Malang)
- Juara 2: Almira Novia (SMAN 4 Kota Malang)
- Juara 3: Setyoningsih Rahmawati (SMKN 4 Malang)
- Juara Favorit: Putri Cindy Afifah Salsabila (SMAN 2 Kota Malang). (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nur Laila Khoriroh/Magang
Editor: Dwi Lindawati








