Mahasiswa Berprestasi IPB University Berbagi Kiat Menulis Esai

Libur Produktif ala M Ficky Haris Ardiansyah

esai tugu jatim
Sesi foto bersama pelatihan esai. Foto: Ficky Haris

BOGOR, Tugujatim.id – Waktu libur kuliah menjadi saat yang tepat untuk melakukan berbagai aktivitas non-akademik dan pengembangan diri. Hal itu juga yang dilakukan oleh salah satu mahasiswa IPB University, M Ficky Haris Ardiansyah.

Di masa libur perkuliahan ini, Ficky menghadiri kegiatan pelatihan menulis esai dari Universitas Muhammadiyah Sinjai sebagai pemateri.

Ficky adalah mahasiswa aktif Departemen Statistika IPB angkatan 57. Ia merupakan mahasiswa berprestasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB.

Semasa berkuliah, Ficky sering menjuarai perlombaan, khususnya pada bidang karya tulis serta sering dipercaya menjadi pemateri, mentor, maupun juri pada berbagai kegiatan.

Berbagai prestasi yang Ficky torehkan merupakan buah dari proses belajarnya di IPB University. Selain itu, ia juga belajar banyak hal di Yayasan Pondok Inspirasi, tempatnya bertumbuh.

“Saya mendapatkan banyak hal ketika berkuliah di IPB University dan juga pelatihan serta mentoring yang sangat bermanfaat di Pondok Inspirasi,” ujarnya.

Sebagai wujud syukurnya terhadap penghargaan dan pengalaman yang ia raih, Ficky berusaha untuk membagikan ilmu yang ia dapat kepada banyak pihak. Salah satunya adalah saat menjadi pemateri pada Pelatihan Menulis Esai dari Forum Mahasiswa KIP Kuliah di Universitas Muhammadiyah Sinjai pada (5/1/2023).

Pada kegiatan tersebut, Ficky menjelaskan berbagai hal, mulai dari pemberkasan dalam mengikuti lomba, tips dan trik dalam mencari ide, hingga membuat karya esai yang berkualitas juara.

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 130 peserta yang aktif bertanya dan menggali lebih dalam materi yang diberikan untuk menjadi jawara esai. Salah satu peserta juga menuturkan bahwa ia bersemangat karena materi yang disampaikan cukup jelas dan detail.

Memberikan kiat-kiat menulis esai berkualitas juara merupakan hal yang Ficky sukai. Ia percaya bahwa ilmu yang dibagikan tidak pernah berkurang, justru akan semakin bertambah. “Saya percaya bahwa ilmu yang bermanfaat tidak pernah dipendam sendiri. Oleh karena itu, saya ingin teman-teman yang lain juga mendapatkan hal yang sama, bahkan lebih baik dari saya,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Ficky berpesan bahwa semua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi juara dan membanggakan orang tua. Ia juga berpesan bahwa ketika kita mau, maka kita pasti mampu.(*)