JEMBER, Tugujatim.id – Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menggelar Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, pada Senin (13/5/2024).
Dihadiri langsung oleh Bupati Jember, Hendy Siswanto, Kepala BKPSDM, Sukowinarno, Wakil Direktur Kemahasiswaan PKN STAN, Budi Waluyo, dan para kepala sekolah dari tingkat menengah atas di Kabupaten Jember, untuk mengikuti Sosialisasi PMB PKN STAN.
Setidaknya, di tahun 2023 Kabupaten Jember telah mengirim 10 mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik Manajemen Keuangan Negara dan Manajemen Aset Publik melalui jalur pembibitan.
Budi Waluyo mengatakan bahwa dari 10 mahasiswa dari Kabupaten Jember merupakan putra-putri terbaik yang telah mengikuti pendidikan dengan capain lebih tinggi dari rata-rata mahasiswa di seluruh Indonesia.
“Di PKN STAN ada dua kriteria penilaian mahasiswa di setiap semester yaitu nilai akademik dan nilai karakter, untuk perolehan akademik rata-rata nilai mahasiswa PKN STAN indeks prestasinya 3,6, sedangkan 10 orang yang dari Jember itu indeks prestasinya rata-rata 3,8,” ujar Budi Waluyo.
Tentunya, capaian tersebut menjadi kebanggan bagi seluruh stakeholder, khususnya Bupati Jember, Hendy Siswanto. Nantinya setelah mereka lulus akan kembali ke Kabupaten Jember untuk mengabdi dan mengelola keuangan negara.
Sejalan dengan itu, Bupati Hendy mengapresiasi adanya pendidikan karakter di PKN STAN. “Pemberian pendidikan karakter ini yang membuat kami menjadi sangat bangga, nanti anak-anak itu menjadi orang-orang yang luar biasa, lulus dari STAN mempunyai ilmu tentang akutansi negara dan dia punya karakter akhlakul karimah,” jelas Bupati Hendy.
Menurutnya, pendidikan karakter sangat penting dan membuat dirinya bangga terkait adanya penilaian tersebut. Selain itu, Bupati Hendy juga menjelaskan terkait jalur pembibitan, dimana persaingan untuk lolos menjadi mahasiswa PKN STAN tidak begitu luas.
“Kalau katakan di Jember ada yang daftar orang 100 yang diterima lima, tapi persaingannya nanti orang 100 saja, bukan nasional,” jelasnya.
Setidaknya, di tahun 2023 terdapat enam daerah yang termasuk ke dalam program jalur pembibitan PKN STAN, yang salah satunya termasuk Kabupaten Jember. Sedangkan di tahun 2024, jumlah tersebut meningkat sekitar 20-an daerah. Adanya sosialisasi tersebut, nantinya para kepala sekolah dapat mengenalkan dan menginformasikan terkait PMB PKN STAN melalui jalur pembibitan kepada seluruh siswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor : Darmadi Sasongko









Comments 1