MALANG, Tugujatim.id – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Malang (UM) dan mahasiswa Informatika Pendidikan Profesi Guru (PPG) berhasil menciptakan media pembelajaran berbasis augmented reality (AR).
Hasilnya, produk penelitian LPPM UM dan mahasiswa PPG Universitas Negeri Malang ini dipamerkan dalam acara Rupa Raya-Gelar Karya Inovasi PPG Calon Guru gelombang 2 2024 yang diselenggarakan di Graha Cakrawala UM, Senin (19/05/2025).
Dosen pembimbing dan peneliti Dr Hary Suswanto ST MT menjelaskan, Gelar Karya ini sebagai pameran dari produk hasil penelitian para mahasiswa dan LPPM UM sebelumnya. Tujuan dari pameran ini adalah untuk menyampaikan pada khalayak, termasuk siswa SMP, SMA, SMK, dan sivitas akademik UM.
Baca Juga: LPPM UM Ikut Menapaki Jejak Perjuangan Kartini lewat Bincang Buku “Trilogi Kartini”
“Beberapa pekan yang lalu Selasa (29/04/2025), kami sudah melaksanakan yang namanya FGD. Sehingga kegiatan Gelar Karya ini lebih ke exhibition,” jelasnya.
Ketua kelompok Nanda Defi Aprilianto menjelaskan, media pembelajaran berbasis AR ini digunakan untuk pembelajaran di sekolah menengah, termasuk SMP dan SMA. Nanda juga menjelaskan, ada juga rencana untuk dikembangkan untuk pembelajaran di SMK.
“Media ini digunakan untuk di sekolah menengah, ada SMP dan SMA, dan keberlanjutannya nanti dikembangkan untuk SMK juga,” ujarnya.
Produk Menarik lewat Visualisasi 3D
Keunggulan dari produk ini adalah visualisasi 3D-nya. Dia mengatakan, siswa atau guru hanya perlu scan gambar yang ingin ditampilkan dengan handphone, maka gambar tersebut akan menampilkan visualisasi 3D sehingga pembelajaran bisa lebih menarik.
“Jadi ketika materi yang diajarkan itu ada gambar. Ketika di-scan itu menggunakan handphone, ada menampilkan visual 3D-nya gitu, jadi siswa lebih tertarik,” tambahnya.
SMAN 4 Kota Malang menjadi salah satu SMA yang sudah pernah mencoba media pembelajaran ini. Syaifudin Ramadhani, salah satu guru di SMAN 4 Kota Malang sekaligus guru pamong dari kelompok penelitian ini, sangat mengapresiasi dengan keberhasilan dari terciptanya produk ini.
Baca Juga: LPPM UM dan PPG UM Kembangkan Media Pembelajaran Basis AR untuk SMP dan SMA
“Luar biasa mereka disibukkan dengan banyak sekali aktivitas di LMS, tugas tugas PPL-nya juga, tugas-tugas kuliahnya juga, dan menghasilkan produk,” ucapnya.
Produk ini berupa produk aplikasi yang dapat diinstal di handphone. Dia mengatakan, ada juga buku panduan di mana nanti pengguna dapat mengikuti langkah-langkah yang sudah dijelaskan untuk bisa menampilkan visual 3D yang diinginkan.
“Itu ada aplikasinya, diinstall, kemudian ada buku panduannya juga. Jadi itu nanti di-scan kemudian akan keluar efek 3D-nya di gambar itu,” ungkapnya.
Dia juga menilai bahwa produk ini menjadi solusi untuk mempertahankan kondisi belajar yang menarik. Teknologi AR yang mampu menampilkan visual 3D ini berperan penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswanya di kelas.
“Itu menjadi solusi ketika pembelajarannya kurang menarik karena AR ini juga akan menarik minat belajar motivasi belajar beasiswa karena ini penting kalau di kelas,” tambahnya.

Acara Gelar Karya Inovasi ini juga makin meriah dengan adanya penampilan dari peserta dengan berbagai konsep yang menarik. Kelas informatika 03 sendiri mengusung tema sekolah yang dipadukan dengan musik, tarian, dan juga terdapat tambahan unsur-unsur tradisional.
Selain membuat visualisasi produk penelitian yang sudah mereka ciptakan, acara ini juga mendorong mahasiswa membuat visualisasi dalam bentuk penampilan di panggung. Nantinya, penampilan mereka dinilai dan akan ada pemenang bagi penampilan yang terbaik. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Azmi Azaria Fidaroini
Editor: Dwi Lindawati







