JEMBER, Tugujatim.id – Gelaran Agricultural Innovation and Technology Competition (AITeC) ke-7 di Politeknik Negeri Jember (Polije) tahun ini begitu semarak. Tak hanya diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, kompetisi bergengsi di bidang pertanian ini juga menarik minat mahasiswa dari luar negeri. Salah satunya, Cheng Nianlong, mahasiswa asal Jiangsu Agri-animal Husbandry Vocational College, Tiongkok.
Cheng, sapaannya, tampil pecaya diri dalam kategori Teknik Proses Karkas Ayam yang digelar di GOR Perjuangan 45 Polije. Cheng mengaku sangat senang bisa datang dan berpartisipasi langsung dalam ajang tahunan tersebut. Ia menyebut, AITeC bukan hanya soal adu keterampilam, melainkan juga wadah belajar dan bertukar pengalaman.
“Saya sangat senang bisa hadir di sini. Pertandingan ini memberi banyak manfaat, tidak hanya soal keterampilan, tetapi juga menambah pengalaman mental, teknologi, dan perasaan,” kata Cheng penuh antusias.
Cheng juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kepada pihak kampus dan penyelenggara yang telah memberi kesempatan baginya untuk ikut terlibat. Dengan begitu, ini menjadi bekal dan pengalaman berharga baginya selama berada di Indonesia, terutama Polije.

“Saya berterima kasih kepada pimpinan dan semua pihak perguruan tinggi yang telah mendukung kami. Kesempatan ini sangat berarti, dan saya akan membawa banyak hal baru pulang ke Tiongkok,” tambahnya.
Kehadiran peserta mancanegara seperti Cheng ini, menandai kian luasnya jangkauan AITeC. AITeC kini tak hanya menjadi sekedar ajang kompetisi, AITeC sekaligus menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran ide di bidang pertanian dan teknologi.
BACA JUGA: Polije Resmi Gelar AITeC ke-7, Libatkan Lima Negara di Kompetisi Bidang Pertanian
Dengan meningkatnya partisipasi dari luar negeri, AITeC diharapkam terus mampu menjadi forum inovasi global yang mendorong kemajuan sector pertanian berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi Polije di kancah internasional.
Babak final AITec ke-7 itu resmi berlangsung sejak 28 – 30 September 2025. AITeC tahun ini lebih istimewa. Sebab, tahun ke-7 itu, melibatkan berbagai perguruan tinggi dari lima negara. Selain beberapa perguruan tinggi di Indonesia, ada Malaysia, Bangladesh, Timor Leste, dan China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








