Mahasiswa UB Diduga Jadi Penggalang Dana untuk ISIS, Ini Respons Wali Kota Malang Sutiaji - Tugujatim.id

Mahasiswa UB Diduga Jadi Penggalang Dana untuk ISIS, Ini Respons Wali Kota Malang Sutiaji

  • Bagikan
Mahasiswa UB. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji menanggapi mahasiswa UB diciduk Densus 88. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang berinisial IA, 22, ditangkap Densus 88 karena diduga terlibat sebagai aktivis teroris ISIS di Indonesia. Mahasiswa UB ini ditangkap di rumah kosnya kawasan Dinoyo, Kota Malang, Selasa (24/05/2022). Tugasnya dalam ISIS berperan sebagai pengumpul dana.

Atas peristiwa penangkapan mahasiswa UB yang aktif di kampus ini, Wali Kota Malang Sutiaji pun angkat bicara.

“Saya sudah berkali-kali saya menyampaikan, pendidikan karakter itu penting. Ketika dikuatkan pendidikan karakternya, maka saya kira tidak ada yang gampang terprovokasi,” kata Sutiaji pada Kamis (26/05/2022).

Dia mengatakan, pengaruh organisasi teroris akan terus ada dan bermunculan jika tak dibentengi. Menurut dia, keberadaan organisasi ini juga sulit dideteksi.

“Caranya untuk menuntaskan itu dengan bagaimana revolusi paradigma pendidikan kita, tidak hanya verbalis,” ujarnya.

Dia melanjutkan, program merdeka belajar itu agar tidak gampang terpengaruh teroris.

“Sekarang dengan adanya merdeka belajar itu, anak diajak dihadapkan pada tantangan nyata. Harus ada supaya dia tidak gampang terpengaruh teroris hingga aliran ekstrem kanan dan kiri,” imbuhnya.

Sutiaji juga mengatakan, pihaknya akan menguatkan komunikasi dengan perguruan tinggi di Kota Malang. Jadi, koordinasi pencegahan kasus serupa bisa dioptimalkan.

“Beberapa bulan lalu kan sebenarnya sudah dilakukan seminar kerja sama BNPT dengan perguruan tinggi di Malang,” jelasnya.

Istri dari Widayati Sutiaji ini melanjutkan, beberapa kejadian kasus teroris memang terjadi di Kota Malang.

“Artinya, sudah ada tengara kenapa dilakukan di sini. Dulu ISIS deklarasinya di sini. dr Azhari juga tertangkap di Malang, tapi bukan orang Malang. Karena itu harus ada kewaspadaan masyarakat,” imbuhnya.

Dia juga meminta, perangkat RT-RW harus lebih memperkuat pengawasan terhadap warga pendatang. Salah satunya melalui pendataan penghuni rumah kos tiap wilayah.

“Untuk itu saya minta ke waspadaan untuk semuanya. Mulai dari Pak RT, Pak RW, terutama orang tua juga,” tuturnya.

Densus 88 Tangkap Mahasiswa UB, Wakil Rektor: Mahasiswa Kategori Cerdas IPnya di atas 3

Diberitakan sebelumnya, belasan petugas lengkap dengan senjata laras panjang menangkap terduga teroris di  Kota Malang. Para petugas sempat menjaga pintu masuk gang tepatnya di Jalan Dinoyo Permai, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru.

Para petugas melakukan pengamanan sejak dari ujung gang, lalu melakukan penggeledahan barang bukti milik terduga simpatisan teroris di rumah kos itu. Saat penggeledahan warga dilarang melintas.

Makky Trisuwanto, Ketua RW 06 Kelurahan Dinoyo, mengaku kaget saat diminta petugas Densus 88 untuk mengikuti proses penggeledahan itu. Memang, dia dijadikan sebagai saksi penggeledahan dan pengambilan barang bukti.

“Penangkapannya saya tidak tahu kapan tepatnya. Saya saat itu hanya sebagai saksi pengambilan barang bukti saja,” ungkapnya saat ditemui pada Selasa (24/05/2022).

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan