• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswi ITS Surabaya.

Reynafa Agustin, mahasiswi Departemen Kimia Industri ITS yang berhasil menciptakan lotion ruam kulit dari alga merah. (Foto: dok. ITS)

Mahasiswi ITS Surabaya Sukses Ciptakan Obat Ruam Kulit dari Alga Merah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Mahasiswi Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya berhasil menciptakan lotion untuk ruam kulit dengan memanfaatkan alga merah. Mahasiswi ITS Surabaya tersebut bernama Reynafa Agustin dari Departemen Kimia Industri. Dia sukses memanfaatkan alga merah berjenis Gracilaria verrucosa untuk menciptakan lotion bagi penderita ruam kulit.

Menurut Reynafa, Gracilaria verrucosa merupakan salah satu spesies alga merah dengan populasi terbanyak di Indonesia. Jumlahnya sekitar 1,12 juta ton pada 2018. Namun, pemanfaatan secara ekonomisnya belum berjalan secara maksimal.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

“Gracilaria verrucosa mengandung senyawa antibakteri dan antioksidan. Ada alkaloid, flanoid, tanin, dan fenol yang fungsinya sebagai antibakteri. Lalu yang berfungsi sebagai antioksidan, ada karotenoid, sterol, vitamin C dan E, asam amino dan protein. Gracilaria verruocosa juga mengandung senyawa antiflimasi yang berfungsi sebagai bahan terapi,” katanya.

Mahasiswi ITS Surabaya tersebut juga mengatakan, temperatur udara di Indonesia yang cenderung panas dapat menimbulkan efek samping berbahaya untuk kulit manusia berupa ruam merah dan rasa gatal yang disebabkan dari mikroorganisme Staphycoccus spp. dan Streptococus spp.

Faktor itulah yang melatarbelakangi mahasiswi ITS Surabaya asal Nganjuk tersebut memanfaatkan Gracialaria verrucosa sebagai bahan pembuatan lotion untuk menyembuhkan ruam kulit.

“Gracilaria verrucosa dapat menghasilkan agar-agar yang bisa diaplikasikan sebagai agen stabilitor, pengental, dan pengelemusi,” ujarnya.

Untuk pembuatan lotion, Reynafa menjelaskan, perlu menambahkan senyawa tambahan seperti fenol dan vitamin B12. Fenol tersebut berfungsi sebagai zat antibakteri dan antioksidan yang dapat melindungi kulit di suhu ekstrem, baik dingin maupun panas. Sedangkan vitamin B12 dapat memelihara proses metabolisme sel karena mengandung zat antiinflamasi.

“Untuk proses pengolahannya, Gracilaria verrucosa dicuci lebih dulu menggunakan air demineralisasi supaya bebas dari kontaminasi. Lalu direndam dan dihomogenkan di air demineralisasi rasio 1:1 sampai membentuk pasta Gracilaria verrucosa,” bebernya.

Kemudian proses selanjutnya yakni mencampurkan bahan dasar lotion (asam stearat, parafin cair, pengemulsi, cetyl alcohol, pasta Gracilaria verrucosa, trietanolamin (TEA), gliserin dan air demineralisasi. Lalu keduanya dicampur menggunakan vortex dengan suhu 70-75 derajat Celcius. Pada tahap akhir, perlu ditambahkan senyawa seng oksidan serta besi oksida. Dan dicampurkan dengan hasil proses pertama pasta Gracilaria verrucosa.

“Kalau sudah diuji coba dan terbukti aman serta efektif maka sudah bisa digunakan sebagai obat ruam kulit,” ujarnya.

Sebagai informasi, hasil penelitian Reyfana tersebut berhasil mengantongi penghargaan sebagai juara III Lomba Esai Maritim Day pada 2022 yang digelar Universitas Bangka Belitung.

Tags: Alga merah adalahAlga merah obat ruamBerita ITS SurabayaBerita Kota Surabaya hari iniITS SurabayaITS Surabaya bikin obat ruamITS Surabaya bikin obat ruam dari alga merahKota Surabaya hari iniMahasiswi ITS Surabayaobat ruam ala ITS SurabayaObat ruam dari alga merah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Pekerja Tuban tewas.

Pekerja Tuban Tewas di Gudang Genset Tambak Udang, Diduga Terjatuh dari Bangunan 3 Meter

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID