Malam Tahun Baru, 4 Pusat Keramaian dan 12 Titik Persimpangan Ditutup di Kota Pasuruan

Malam Tahun Baru, 4 Pusat Keramaian dan 12 Titik Persimpangan Ditutup di Kota Pasuruan

  • Bagikan
Ilustrasi penutupan jalan pada malam tahun baru.
Ilustrasi penutupan jalan pada malam tahun baru. (Foto: Dokumen/Polres Pasuruan Kota)

PASURUAN, Tugujatim.id – Pada pergantian malam tahun baru 2022, Satlantas Polres Pasuruan Kota akan melakukan pengetatan pembatasan mobilitas masyarakat. Sebanyak 4 titik pusat keramaian di Kota Pasuruan akan ditutup mulai besok, Jumat (31/12/2021).

Penutupan mulai dari kawasan alun-alun Kota Pasuruan, Stadion Untung Soerapati, Gor Untung Soerapati, hingga wilayah pelabuhan.
Penutupan pusat keramaian dan persimpangan jalan di Kota Pasuruan akan dilakukan sejak pukul 18.30 WIB.

“Penutupan akses 4 titik lokasi keramaian malam tahun baru, dimulai pukul 18.30 WIB sampai 05.00 Wib,” ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Yudiyono, saat dikonfirmasi, Kamis (30/12/2021).

Selain itu, 12 titik persimpangan jalam menuju pusat-pusat keramaian tersebut juga dijaga ketat oleh petugas. Mulai dari akses menuju alun-alun yakni simpang empat Jalan Gajah Mada, simpang empat depan penjara, simpang empat jalan niaga raya, simpang empat Jalan Sumatera, simpang tiga Jalan KH Wahid Hasyim, simpang tiga jalan Wiroguno, simpang empat Jalan WR Supratman, dan simpang empat jalan alun-alun timur.

Peta skema penutupan akses jalan dan pusat keramaian di Kota Pasuruan pada malam tahun baru.
Peta skema penutupan akses jalan dan pusat keramaian di Kota Pasuruan pada malam tahun baru. (Foto: Dokumen/Polres Pasuruan Kota)

Selain itu, ada penutupan akses menuju Stadion Untung Soerapati, yakni simpang empat Jalan Pahlawan dan simpang tiga jalan Slagah.
Adapun akses menuju Gor Untung Soerapati yang ditutup adalah simpang tiga Jalan Sultan Agung Barat dan simpang 3 Jalan Sultan Agung Timur.

Terakhir, petugas juga menutup simpang tiga jalan Yos Soedarso menuju arah pelabuhan Kota Pasuruan.

“Tempat tersebut seringkali jadi pusat keramaian. Jadi kami perlu antisipasi demi menjaga agar kondisi di Kota Pasuruan tetap aman dan kondusif pada malam tahun baru. Apalagi saat ini masih suasana pandemi,” imbuhnya.

Yudhiono juga mengatakan jika pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar lebih menahan diri di rumah. Namun jika terpaksa keluar, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan 5M.

“Kami himbau kepada masyarakat Kota Pasuruan agar tetap berlalu lintas dengan aman agar terhindar dari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dan alangkah baiknya lebih jika warga bisa merayakan malam tahun baru di rumah masing-masing bersama sanak famili,” pungkasnya.

  • Bagikan