• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali murid SDN 3 Mendalanwangi.

Kondisi ruang kelas yang dibangun secara swadaya di SDN 3 Mendalanwangi, Kabupaten Malang. (Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Malang)

Mandiri Bangun Ruang Kelas, Wali Murid SDN 3 Mendalanwangi Malang Patungan Tak Tunggu Bantuan Pemerintah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Aksi yang luar biasa dilakukan wali murid SDN 3 Mendalanwangi di Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Mereka patungan untuk membangun ruang kelas secara swadaya alias mandiri sejak 2006 silam.

Bukan tanpa alasan wali murid SDN 3 Mendalanwangi melakukan aksi swadaya itu. Sebab, SD tersebut hanya ada lima ruang kelas dan tidak bisa menampung semua murid.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM

“Rombongan belajar kan ada enam, kelas satu sampai kelas enam. Kami hanya punya lima ruang kelas, otomatis kurang satu (ruang kelas),” ujar Suyanto, guru kelas enam SDN 3 Mendalanwangi saat ditemui pada Senin (20/02/2023).

Wali murid SDN 3 Mendalanwangi.
Para siswa sedang bermain di SDN 3 Mendalanwangi, Kabupaten Malang. (Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Malang)

Dia mengatakan, lima kelas itu pun tidak semuanya digunakan untuk kelas. Satu ruang kelas digunakan untuk asesmen kompetensi minimum (AKM) atau ujian online sehingga penuh dengan komputer dan laptop. Menyiasati kekurangan ruangan, Suyanto mengatakan, para murid wali murid SDN 3 Mendalanwangi memakai ruang kelas secara bergantian. Jadi, ada yang masuk pagi dan siang hari.

Untuk sistem ini dikeluhkan wali murid karena anak-anak mereka pulang sekolah sore hari. Akhirnya dilakukan rapat besar dan para wali murid bersepakat untuk membangun satu ruang kelas lagi.

“Jadi, sebetulnya ini murni dari wali murid,” kata Yanto.

Dia mengatakan, ini bukan kali pertama bangunan di SDN 3 Mendalanwangi dibangun wali murid. Sebelumnya, mereka pernah membangun ruang kelas yang kini ditempati siswa kelas empat. Mereka juga membangun tempat parkir dan musala.

“Mulai dulu itu, kegiatan-kegiatan pembangunan memang diserahkan kepada wali murid,” kata Yanto.

Wali murid SDN 3 Mendalanwangi.
Ruang kelas yang dibangun secara swadaya di SDN 3 Mendalanwangi, Kabupaten Malang. (Foto: Aisyah Nawangsari/Tugu Malang)

Dia menjelaskan, para wali murid tidak segan menyumbang apa saja yang mereka punya. Mulai dari pasir, uang, hingga tenaga kerja. Untuk membangun ruang kelas ini, biaya yang dikeluarkan oleh wali murid ditaksir mencapai Rp60 juta.

Ruang kelas yang dibangun ini terlihat masih belum selesai. Lantainya masih berupa tanah, dindingnya masih berupa bata, serta tidak ada jendela dan pintu. Untuk menyelesaikan ruang kelas berukuran 8×9 meter tersebut, dibutuhkan uang sekitar Rp60 juta lagi.

Saat ditanya mengenai bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Yanto mengatakan, pihaknya sudah mengajukan dua kali. Pengajuan pertama pada 2021 sempat mendapat respons, lalu tidak ada kabar. Pengajuan kedua pada 2023, Yanto berharap ada kabar baik.

“Kemarin itu Pak Roni (Kepala Desa Mendalanwangi) langsung maju ke Dinas Cipta Karya dan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. Mudah-mudahan (bantuan bisa turun),” kata Yanto.

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniPembangunan ruang kelas swadayaPembangunan ruang kelas swadaya di Kabupaten MalangPemkab MalangSDN 3 Mendalanwangi Kabupaten MalangSDN 3 Mendalanwangi MalangSekolah swadaya di Kabupaten MalangWali murid SDN 3 Mendalanwangi
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Next Post
Rumah makan terbakar.

Rumah Makan Terbakar di Ngoro Mojokerto, Diduga Pemilik Lupa Matikan Kompor

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID