• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
May Day

Aksi May Day 2025 di Surabaya (Layla Aini/Tugu Jatim)

May Day! Sosok Yati 30 Tahun Jadi Buruh Pabrik, Berharap Harga Sembako Tak Naik

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Di antara ribuan buruh yang memadati Tugu Pahlawan pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025, tampak Yati (51) berdiri bersama rekan-rekan seperjuangannya dari Sidoarjo. Ia sejak usia 18 tahun mengabdikan diri di salah satu perusahaan makanan yang berbasis di Sidoarjo.

Lahir dan besar di Sidoarjo, Yati tumbuh bersama dinamika kehidupan buruh pabrik. Namun berbeda dengan banyak buruh lain yang bersuara lantang menuntut kenaikan upah dan jaminan kesejahteraan, Yati di aksi May Day justru mengaku sudah cukup puas.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

“Tidak ada harapan khusus sih Mbak! Soalnya, kebutuhan dan kesejahteraan sudah terpenuhi oleh perusahaan. Meski gaji naik, biasanya bahan pokok juga ikut naik. Kalau bisa sembako jangan mahal-mahal, biar gaji dan kebutuhan seimbang,” kata Yati, kepada Tugu Jatim, Kamis, (1/5/2025).

May Day: 30 Tahun Hidup Sebagai Buruh Pabrik

Puluhan tahun bekerja di pabrik bukanlah perkara mudah, Yati menjalaninya dengan syukur. Ia mengaku tidak pernah mengalami kesulitan berarti selama tiga dekade bekerja. Kuncinya, menurutnya sederhana yakni tetap bisa beribadah dan menjaga semangat.

“Yang penting bisa sembayang, bisa sholat. Itu sudah cukup,” jawabnya singkat.

May Day 1
Suasana May Day 2025 di Surabaya (Layla Aini/Tugu Jatim)

 

Dari hasil kerja kerasnya selama ini, Yati mengaku telah mampu membeli rumah dan mencukupi kebutuhan keluarga. Yati pun tinggal di rumah itu bersama dengan suaminya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

“Alhamdulillah bisa beli rumah, (untuk gaji) ya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Kalau untuk jarak rumah ke pabrik tidak terlalu jauh. Setiap hari ke pabrik dengan sepeda motor,” jelasnya.

Harapan di May Day 2025

Pada peringatan May Day tahun ini, Yati mengaku bersama rombongan buruh dari Sidoarjo berangkat sejak pukul 10.00 WIB pagi. Tapi bersama rombongan ia sempat singgah di pendopo atau Alun-alun Sidoarjo untuk bertemu dengan Bupati Subandi, sebelum melanjutkan perjalanan ke Tugu Pahlawan.

“Ya senang, libur kerja bisa jalan-jalan, bisa kumpul sama teman-teman seperjuangan,” ucapnya ceria.

BACA JUGA: Aktivis Buruh Nilai Kebijakan Ekonomi Jember Abaikan Kesejahteraan Pekerja Sektor Agraria

Saat ditanya soal masa depan, Yati berharap bisa terus bekerja hingga masa pensiun. Sehari, ia bekerja selama delapan jam dan lembur dua jam hanya pada Sabtu.

“Selama masih kuat, pengennya kerja sampai pensiun. Kan dari pabrik usia pensiun itu 56 tahun,” lugas Yati.

Dalam kesederhanaannya itu, Yati menyimpan berjuta rasa syukur yang jarang terdengar di tengah hiruk-pikuk tuntutan buruh. Di matanya, May Day bukan sekadar ajang protes, tapi momen untuk bersyukur dan berkumpul bersama rekan seperjuangan.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Layla Aini

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: hari buruhKota SurabayaMay DaySidoarjoSurabaya
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
Klurak Eco Park Mojokerto: Lokasi, Harga Tiket, dan Aktivitas Menariknya

Klurak Eco Park Mojokerto: Lokasi, Harga Tiket, dan Aktivitas Menariknya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID