• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswi Unikama. (Foto: dok Unikama/Tugu Jatim)

Asri Makrifatul Hidayah bersama rekan lainnya memberikan pembelajaran kepada beberapa siswa SMP Banyulegi, Kabupaten Mojokerto. (Foto: dok Unikama)

Program Kampus Mengajar di SMP Banyulegi Mojokerto, Mahasiswi Unikama Ajarkan Literasi dan Numerasi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswi Unikama Prodi PPKn bernama Asri Makrifatul Hidayah sharing soal pengalaman yang seru dalam menjalankan Program Kampus Mengajar Angkatan 4 pada 1 Agustus-1 Desember 2022. Tak sendirian, keseruan mengajar di SMP Banyulegi, Kabupaten Mojokerto, itu dia lakukan bersama empat rekan dari universitas lain. Yakni dari Unesa, Unipdu, dan STIKes Majapahit.

Mahasiswi Unikama dan rekannya yang lain dituntut untuk mengajarkan literasi dan numerasi pada 17 siswa SMP Banyulegi, sekolah swasta yang berada di Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

You might also like

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

21/07/2026 7:08 PM
Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

21/07/2026 6:09 PM
Mahasiswi Unikama. (Foto: dok Unikama/Tugu Jatim)
Asri Makrifatul Hidayah, mahasiswi Prodi PPKn Unikama abdikan diri di SMP Banyulegi, Kabupaten Mojokerto. (Foto: dok Unikama)

Asri pun membawa “Program Utama” dari Program Kampus Mengajar yaitu mengenalkan teknologi kepada siswa.

“Karena sekarang ujiannya berbentuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), bagi kami mengenalkan perangkat teknologi seperti laptop adalah hal yang paling penting,” jelasnya.

Hasil proses mengajar, dia menemukan minat belajar yang rendah pada siswa SMP Banyulegi, terutama soal baca, tulis, menghitung (calistung). Penyebabnya, kondisi sekolah yang kurang representatif.

Mahasiswi Unikama. (Foto: dok Unikama/Tugu Jatim)
Asri Makrifatul Hidayah saat bersama para siswa SMP Banyulegi, Kabupaten Mojokerto. (Foto: dok Unikama)

Sebelum mengenalkan penggunaan teknologi di kelas, Asri bersama timnya membagi tugas dalam proses belajar mengajar. Mulai dari menentukan metode pembelajaran hingga aktivitas di sekolah yang bisa menggugah semangat belajar para siswa.

“Untuk literasi, setiap pagi saya yang meng-handle. Karena saya posisi kos di dekat sekolah tersebut. Untuk numerasinya, kami isi saat jam kosong kegiatan belajar mengajar. Terkadang juga setelah literasi kami melakukan numerasi di kelas untuk menghafalkan perkalian dan membuatkan soal cerita,” terangnya.

Untuk pembelajaran literasi dilakukan setiap pagi sebelum kegiatan belajar mengajar. Untuk bukunya bisa dari buku fiksi maupun non fiksi sembari mengenalkan para siswa bagaimana mengidentifikasi buku seperti nama penerbitnya, siapa penulis bukunya, judul buku, hingga merangkum isi buku yang telah dibaca.

“Kami bersama tim juga memberikan pengertian untuk peduli lingkungan. Mulai dari membersihkan lingkungan kelas dan sekolah. Lalu ada juga kegiatan belajar jual beli. Jadi, kami membuat booth toko serba ada kecil-kecilan dari meja dan kursi. Terus setiap seminggu sekali kami mengajak siswa-siswi untuk senam pagi,” jelasnya.

Selain itu, Asri bersama timnya mengenalkan siswa-siswinya dalam menggunakan laptop. Tujuannya agar mereka bisa beradaptasi mengoperasikan perangkat tersebut. Karena fasilitas komputer belum ada, Asri bersama tim membawa laptop sendiri-sendiri dan meminjamkan kepada para siswa tapi selama di sekolah saja.

“Awalnya kami mengenalkan cara membuka hingga mematikan laptop. Dilanjutkan dengan cara pengoperasikan Miscrosoft Word dan langsung praktik untuk membuat surat. Dilanjutkan mengoperasikan Miscrosoft Excel, kami juga mengenalkan power point,” ujarnya.

Mahasiswi Unikama. (Foto: dok Unikama/Tugu Jatim)
Asri Makrifatul Hidayah (kanan) dalam program Kampus Mengajar di SMP Banyulegi, Kabupaten Mojokerto. (Foto: dok Unikama)

Perlahan tapi pasti, para siswa menunjukkan minat belajarnya lebih aktif. Hal itu terlihat mereka mulai bertanya, menjawab pertanyaan dari guru, hingga menyelesaikan masalah dengan membentuk kerja berkelompok. Mereka juga sudah mengenal dan mampu mengoperasikan laptop.

Mahasiswi Unikama ini menilai program kampus mengajar sangat bermanfaat. Dia dapat berbagi ilmu yang didapat dari kampus untuk disalurkan ke sekolah. Dia juga bisa dapat pengalaman yang tidak diajarkan di kampus. Bahkan, Asri bersama timnya membantu urusan administrasi sekolah.

’’Kami berharap Pemerintah Kabupaten Mojokerto, dinas pendidikan, ataupun pihak ketiga lainnya bisa memperhatikan SMP Banyulegi ini. Salah satunya adalah perbaikan gedung, instalasi listrik, dan bantuan pemenuhan fasilitas atau sarana dan prasarana sekolah yang salah satunya adalah kamar mandi,’’ ujarnya. (adv)

Tags: Berita Kampus UnikamaBerita Unikama terkiniKabupaten Mojokerto hari iniKampus UnikamaMahasiswi UnikamaProgram Kampus Mengajar di SMP Banyulegi MojokertoProgram Kampus Mengajar UnikamaSMP Banyulegi MojokertoUnikama Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Homecare.

Homecare Jember Terintegrasi Telemedicine, 1.200 Nakes Siap Layani Warga 24 Jam

by Dwi Linda
21/07/2026 7:08 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Pemerintah Kabupaten Jember akan mengintegrasikan layanan telemedicine dalam program Homecare yang dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026....

Chatour Travel.

Penuh Makna, 45 Jemaah Umroh Pusaka by Chatour Travel dari Lansia hingga Gen Z Saling Bantu dalam Setiap Momen

by Dwi Linda
21/07/2026 6:09 PM
0

MADINAH, Tugujatim.id - Mengawali Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan memenuhi panggilan Allah SWT menjadi momen istimewa bagi 45 jemaah...

Gus Fawait.

Gus Fawait: Anggaran Terbesar Pertanian Jember Capai Rp312 Miliar berkat Sinergi dengan Pemerintah Pusat

by Dwi Linda
21/07/2026 5:47 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyebut sektor pertanian mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat dalam...

Gus Fawait.

Serap Aspirasi Warga Pakusari, Gus Fawait Fokus Air Bersih dan Layanan Homecare

by Dwi Linda
21/07/2026 4:13 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Bupati Jember Muhammad Fawait atau akrab disapa Gus Fawait menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian program Bunga Desaku...

Next Post
Rombongan mobil pribadi. (Foto: tangkapan layar video warga/Tugu Jatim)

Bohongi Petugas TNBTS, Rombongan Mobil Pribadi Paksa Masuk Lautan Pasir Bromo Diminta Pulang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID