BOJONEGORO, Tugujatim.id – Siapa sih yang nggak tahu buah alpukat. Buah bernama latin Persea americana ini adalah buah tropis atau subtropis yang berasal dari Amerika Selatan. Selain rasanya yang enak, buah ini disebut-sebut sebagai satu dari beragam buah paling bergizi.
Dalam buah alpukat, ada kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral. Alpukat dipercaya mempunyai beberapa manfaat untuk kesehatan. Di antaranya, menjaga kesehatan jantung, melancarkan sistem pencernaan, menjaga kesehatan kulit, dan masih banyak lagi.
Nah, uniknya di Bojonegoro, buah alpukat tumbuh subur di ketinggian 300 meter di atas permukaan laut (mdpl). Salah satunya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro. Selain terkenal dengan sumur minyaknya, Kecamatan Kedawen juga dikenal sebagai penghasil buah alpukat Wina.
Salah satu petani alpukat bernama Yanto menyebut, tanaman alpukat Wina merupakan jenis tanaman alpukat lokal unggulan sehingga mampu tumbuh optimal dengan iklim di Indonesia. Bibit alpukat Wina dapat tumbuh dengan optimal pada dataran rendah hingga dataran tinggi. Menurut dia, tanaman alpukat Wina bisa tumbuh di daerah 700 meter di atas permukaan laut, tapi tak dipungkiri, di daerahnya bisa tumbuh dengan subur.
“Sebenarnya bagusnya (tumbuh) di atas 700 mpdl, tapi saya coba di Wonocolo mdpl-nya 300 bagus juga,” kata Yanto kepada Tugu Jatim pada Senin (01/11/2021).
Alpukat wina menjadi salah satu buah primadona di kalangan masyarakat. Berbeda dengan jenis lainnya, buah alpukat Wina terkenal dengan ukuran buahnya yang jumbo. Bahkan, berat satu buah alpukat Wina bisa mencapai 7 ons-1,5 kg. Buahnya juga tumbuh lebat di pohon.

Selain terkenal dengan ukurannya yang jumbo, alpukat Wina memiliki warna daging kuning serta dagingnya tebal dengan rasa yang manis. Buah alpukat Wina berbentuk agak membulat. Kulitnya berwarna hijau mengilap dan tebal. Dengan lahan 1,5 hektare, Yanto mampu menanam 2.000 pohon alpukat Wina dengan masa panen selama 6 bulan sekali.
Alpukat Wina Pernah Dipromosikan Gubernur Jatim
Buah lokal Kabupaten Bojonegoro ini juga menjadi salah satu buah unggulan yang dipromosikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat bertemu Konsulat Jenderal Jepang dan konsulat Jenderal Australia.
Pada momen itu, buah-buahan unggulan petani Provinsi Jatim dipamerkan kepada Konsulat Jenderal Jepang Mr Takeyama Kenichi dan Plh Konsulat Jenderal Australia Mrs Majell Hind di Gedung Grahadi Surabaya, dalam acara HUT Jatim pada Rabu (13/10/2021).

Salah satunya adalah alpukat Wina dari Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.
“Alpukat ini berukuran besar, dagingnya tebal, rasanya manis dan lezat,” terang Khofifah.
Selain alpukat Wina dari Bojonegoro, juga ada alpukat dari daerah lain, yaitu Alpukat Pameling-Malang dan Kendil- Ngawi yang dipamerkan dalam pertemuan tersebut.








