• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Nurhayati Subakat. (Foto: Dok Tugu Jatim/Tugu Jatim)

Founder PT Paragon Technology dan Innovation Nurhayati Subakat. (Foto: Dok Tugu Jatim)

Mengenal Nurhayati Subakat melalui Asisten Pribadinya, Sosok yang Disiplin, Sederhana, dan Perhatian 

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Siapa yang tidak mengenal Nurhayati Subakat, founder PT Paragon Technology and Innovation. Tapi, mungkin masih banyak yang belum tahu dan mengenal dekat bagaimana sosok pemilik PT Paragon yang membawahi sejumlah brand produk kosmetik yang familier di kalangan masyarakat. Di antaranya, Wardah, Kahf, Emina Make Over, Putri, Biodef, dan lain-lain. Bagaimanakah sosok yang masuk dalam 100 tokoh perempuan berpengaruh di Indonesia itu di mata asistennya?

Ari Kleryyanti, dara asal Bandung, ini sempat mendampingi Nurhayati Subakat selama tiga tahun sebagai asisten pribadinya. Selama bersama Nurhayati, dia menjumpai beberapa hal unik yang biasa dilakukan saat di balik layar.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Pakai Baju Kurung Sederhana

Ari, sapaan akrabnya, mengatakan, Nurhayati Subakat biasa menggunakan baju kurung yang sederhana saat di rumah. Artinya, pakaian yang dia kenakan bukan baju yang mahal. Padahal, dia mampu membeli pakaian yang mahal.

“Ibu (Nurhayati Subakat, red) itu kalau beli baju kurung harganya cuma ratusan ribu rupiah saja. Menurutnya itu sudah cukup,” kata Ari menceritakan kebersamaannya selama 3 tahun menjadi asisten.

Bahkan, Ari pernah bertanya mengapa tidak membeli pakaian yang bagus dan mahal. Jawaban Nurhayati, dia menjelaskan, untuk apa pakaian mahal. Apakah hanya untuk mendapatkan pujian?

“Itulah jawaban beliau, kalau hanya untuk mendapat pujian, lalu setelah mendapat pujian lalu apa?” kata Ari menirukan jawaban Nurhayati.

Di situ kadang Ari merasa malu karena bagi orang sekelas Nurhayati Subakat uang sebesar ratusan ribu rupiah dianggap kurang berarti. Nyatanya, menurut Ari, dia sudah berhasil mengalahkan egonya untuk tampil mewah.

Sosok Perempuan yang On Time Banget

Ari juga menceritakan sosok Nurhayati yang dikenal sangat disiplin. Dia tidak ingin hadir terlambat dalam suatu acara apa pun. Dia mengatakan, itulah cara dia menghargai waktu. Untuk kedisiplinan, menurut Ari, Nurhati sejak Subuh sudah bangun untuk siap-siap acara pagi yang akan dihadiri.

“Ibu itu on time banget orangnya. Kalau acara pagi, habis Subuh itu saya sudah harus berangkat,” kenangnya.

Nurhayati Subakat. (Foto: Dok Tugu Jatim/Tugu Jatim)
Ari Kleryyanti (kiri), Afifah Alif Maghend (tengah), dan Eko Siswati saat ditemui di ruang passion kompleks Paragon di Jakarta. (Foto: Herlianto A./Tugu Jatim)

Lalu, apa yang dilakukan Nurhayati selama di mobil? Menurut Ari, biasanya Nurhayati membaca chat WhatsApp atau membaca buku. Kadang juga sharing sesuatu dengan Ari.

“Di mobil Ibu kadang juga bercerita tentang pekerjaan yang sudah lama dia tekuni,” katanya.

Pentingnya Menjaga Martabat Perempuan

Selama menjadi asisten Nurhayati Subakat, Ari tinggal di sebuah tempat milik Paragon yang dikhususkan untuk karyawan. Lokasi dari kos tersebut berdekatan dengan tempat konveksi pakaian. Pegawai konveksi tersebut semuanya laki-laki.

Nah, pada saat Ari lewat dengan konveksi itu untuk ke kantor sering kali digoda para lelaki yang ada sana.

“Kadang mereka suit-suit gitu ke saya, sebetulnya biasa saja,” kata dia.

Lalu suatu hari, Nurhayati bertanya pada Ari tinggal di mana. Dia pun memberi tahu lokasi tempat tinggalnya. Ternyata Nurhayati tahu kalau di daerah itu berdekatan dengan konveksi pakaian yang pegawainya laki-laki semua.

Setelah tahu, Nurhayati langsung meminta Ari pindah ke tempat yang lebih nyaman. Dan kos milik Paragon itu pun tak lagi digunakan untuk karyawan perempuan, tapi diganti menjadi khusus laki-laki.

Sebulan Terima 30 Proposal

Proposal pengajuan bantuan dari beberapa lembaga sosial tidak hanya datang secara resmi melalui lembaga Corporate Social Responsibility (CSR) PT Paragon Technology and Innovation, tapi juga menuju Nurhayati Subakat secara pribadi. Bahkan, dalam sebulan bisa puluhan proposal yang masuk.

“Dalam sebulan, banyak sekali proposal yang masuk ke Ibu. Kalau dirata-rata, sekitar 30 proposal tiap bulan,” kata Ari.

Dari setiap proposal tersebut biasanya langsung diperiksa Nurhayati Subakat, kadang juga Ari membantu memeriksanya. Nah di situ, Ari mengatakan, banyak proposal yang kadang mengatasnamakan dekat dengan Nurhayati.

“Setelah ditanya ke Ibu, ternyata beliau tidak kenal,” katanya.

Untuk hal yang demikian, Ari menambahkan, Nurhayati tidak langsung menolaknya tapi meminta diproses sebagaimana aturan yang ada. Itulah cerita unik Ari selama menjadi asisten Nurhayati Subakat. Kini dia sudah menjadi tim CSR PT Paragon Technology and Innovation.

Catatan ini adalah bagian dari program Jelajah Jawa-Bali tentang Inspirasi dari Kelompok Kecil yang Memberi Arti oleh Tugu Media Group x PT Paragon Technology and Innovation. Program ini didukung oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP), Pondok Inspirasi, Genara Art, Rumah Wijaya, dan pemimpin.id. 

Tags: Kisah sukses Nurhayati SubakatNurhayati SubakatParagon Technology and InnovationPendiri Paragon Nurhayati SubakatPendiri PT Paragon Nurhayati SubakatPT ParagonTugu Media Group X Paragon
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Gadaikan motor. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Pemuda di Tuban Diamankan usai Gadaikan Motor Pacar, Uangnya untuk Judi Online

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID