• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menko PMK RI, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. dalam sharing session bersama sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Menko PMK RI, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. dalam sharing session bersama sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Menko PMK: Berbagai Bidang Terpengaruh oleh Kehadiran AI

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc. menyampaikan, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara dengan kunjungan ke aplikasi Artificial Intelligence (AI) terbanyak di dunia. AI telah mendisrupsi berbagai bidang, serta berbagai implikasi yang ditimbulkan.

Menteri Pratikno mengatakan lima bidang kerja Kemenko PMK benar-benar terdisrupsi dengan perkembangan teknologi, mulai dari bidang Keluarga dan Kependudukan, Kesehatan, Pendidikan, Karakter dan Jati Diri Bangsa, hingga Bencana dan Konflik Sosial.

You might also like

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

02/07/2026 9:54 PM
BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

02/07/2026 5:23 PM

Misalnya di bidang kesehatan, di mana masyarakat kini lebih banyak ‘mager’ karena penggunaan gawai. Hal ini mengakibatkan kurangnya aktivitas fisik dan bahkan juga depresi karena terlalu banyak informasi yang diperoleh. Apalagi melihat screen time orang Indonesia mencapai rata-rata 7,5 jam sehari.

“Kami di Kemenko PMK juga khawatir, bukan hanya terkait implikasi negatifnya saja, tapi juga disparitas kehidupan manusia. Teknologi membantu meningkatkan produktivitas bagi yang bisa memanfaatkannya. Tapi yang tidak mampu tentu akan tertinggal bahkan jadi korban,” kata Pratikno dalam sharing session bersama sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Ruang Senat UMM, Senin, 14 Juli 2025.

Disrupsi teknologi, menurutnya saat ini berbeda dengan disrupsi fase sebelumnya. Dulu ketika revolusi teknologi terjadi di eropa, butuh waktu ratusan tahun untuk bisa sampai di Indonesia. Tapi sekarang, ketika Bill Gates mengeluarkan program teknologi baru, hanya butuh satu minggu bahkan beberapa hari saja hingga sampai di Indonesia. Era ini merupakan era konvergensi dan AI yang ditandai dengan munculnya AI sebagai kekuatan transformatif.

“Berbagai bidang terpengaruh oleh kehadiran AI. Mulai dari bidang politik dan demokrasi, ekonomi dan bisnis, pendidikan, dan lainnya,” katanya.

Terkait disrupsi teknologi di bidang pendidikan, Pratikno menyampaikan sederet pola penggunaan Ai oleh siswa maupun mahasiswa. termasuk bagaimana AI menggantikan mesin pencari tradisional, chech grammar, summarize document, parafrase, hingga karya akademik. Sayangnya, hal ini memberikan implikasi negatif juga, yakni peningkatan masalah kecurangan dan kecurangan yang semakin sulit dideteksi.

Perubahan ini juga membuat mahasiswa kehilangan kesempatan untuk mengembagnkan critical thinking melalui analisis dan sintesis. Membangun komposisi original dan membangun domain knowledge melalui riset dan eksplorasi. Termasuk juga kehilangan kesempatan untuk membangun rasa ingin tahu lewat proses bertanya mandiri dan pengembangan keterampilan riset.

“Perkembangan teknologi, termasuk AI, menurunkan interaksi human to human, menghilangkan intelejensi emosi dan homogenisasi pengalaman pembelajaran. Bahkan juga mengesampingkan pemikiran yang non-konvensional,” katanya.

Maka, ia mengajak UMM sebagai salah satu kampus top Indonesia untuk memikirkan ombak besar perubahan dalam kehidupan manusia. Memahami, menavigasi, membaca, dna mengubahnya menjadi kekuatan memajukan peradaban. Ia mendorong agar perguruan tinggi mampu menyiapkan mahasiswa untuk masa depan, bukan malah menyiapkan untuk pekerjaan yang akan hilang atau bahkan sudah hilang.

“Adapun Kemenko PMK memiliki dan menjalankan program Human-Centered AI. Jadi AI bukan mengambil alih, tapi mendorong peningkatan produktivitas manusia. Memberikan jalan untuk menyelesaikan masalah nyata, termasuk dalam proses orkrestasi kebijakan yang baik. Caranya dengan menguatkan aspek literasi dan edukasi, riset, dan juga inovasi sehingga lahir SDM unggul yang bijak dan cerdas ber-AI,” tegasnya.

Di sisi lain, Rektor UMM Prof. Nazaruddin Malik, M.Si. mengatakan bahwa UMM memang sedang fokus dalma pengembangan teknologi dan memberikan dampak pada masyarakat. Pihaknya juga terus berupaya menciptakan transformasi yang ideal untuk perguruan tinggi dalam pembagunan kualitas manusia, utamanya untuk menghadapi masa depan.

“Apalagi Pak Pratikno juga sangat intens melihat dan mengupayakan bagaimana teknologi digital mampu membangun peradaban baru. Maka perguruan tinggi, termasuk UMM, harus bisa selangkah lebih maju di depan untuk memanfaatkan teknologi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat,” katanya.

Kesempatan tersebut juga bisa menjadi momen untuk memikirkan dan merekonstruksikan kembali bidang-bidang yang ditekuni. Baik di tingkat prodi maupun fakultas. Dengan begitu, hal ini bisa dijadikan keunggulan baru di UMM, khususnya untuk berkontribusi bagi bangsa dna negara.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Artificial IntelligenceMenko PMKUMM
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Sekolah Rakyat.

1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

by Dwi Linda
29/06/2026 10:03 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat...

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Next Post
Stasiun Malang

95 Barang Milik Penumpang KA Tertinggal di Stasiun Malang, Ini Cara Ambilnya!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID