JEMBER, Tugujatim.id – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa bidang agrikultur merupakan solusi utama untuk membebaskan masyarakat Kabupaten Jember dari jerat kemiskinan ekstrem.
Pemerintah Pusat tengah menggulirkan berbagai inisiatif pemberian bibit tanaman serta pembenahan infrastruktur pendukung pertanian guna memaksimalkan kekayaan sumber daya wilayah Jember.
Pernyataan tersebut disampaikan Amran ketika hadir dalam acara Festival Sapi yang digelar di Jember Sport Garden (JSG) pada Sabtu, 1 November 2025. Dalam kunjungan lapangannya, Kementerian Pertanian membagikan beragam bantuan seperti bibit jagung, tanaman kopi, kakao, dan tebu, termasuk komitmen untuk memperbaiki sistem pengairan.
“Informasi yang kami terima menunjukkan masih terdapat warga Jember dalam kondisi kemiskinan ekstrem. Oleh karena itu, kami hadirkan bantuan berupa berbagai bibit tanaman dan akan membenahi infrastruktur irigasi,” ungkap Amran.
BACA JUGA: Singgung Kemiskinan Ekstrem, Mentan Amran Gelontorkan Bantuan Ternak di Festival Sapi Bupati Jember Cup
Menurutnya, Jember menyimpan kekuatan luar biasa di bidang pertanian dan perkebunan. Data dari Kementerian Pertanian mencatat bahwa wilayah perkebunan kopi di Jember terbentang hingga 20 ribu hektare, sementara kakao mencapai 50 ribu hektare. Dengan bantuan yang sesuai, potensi ini dapat menjadi tulang punggung perekonomian warga.
“Dalam upaya membantu sekitar 124 ribu penduduk yang tergolong miskin ekstrem di Jember, kami telah menyiapkan bibit jagung untuk ditanam di area seluas kurang lebih 3.000 hektare,” paparnya.
Amran menekankan pentingnya kolaborasi harmonis antara pemerintah pusat dan pemda dalam mempercepat upaya penanganan kemiskinan ekstrem. “Sektor pertanian bukan semata urusan produktivitas, melainkan juga tentang keberpihakan kepada masyarakat lapisan bawah,” tuturnya.
Di luar sektor tanaman pangan, Amran juga menggarisbawahi potensi gemilang Jember dalam usaha peternakan. Ia meyakini bahwa pengembangan ternak sapi domestik dapat meminimalkan ketergantungan pada impor produk daging dan susu ke depannya.
BACA JUGA: Ketua MPR Ungkap Krisis Susu, Produksi Nasional 22 Persen dari Kebutuhan
“Bila didampingi secara optimal, para peternak di Jember mampu memproduksi daging dan susu berstandar tinggi. Terlebih lagi, permintaan domestik terus bertambah,” tandasnya.
Lewat serangkaian program bantuan ini, Kementerian Pertanian berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga pedesaan sekaligus menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Jember secara berkesinambungan.
Tak hanya itu, Menteri Amran turut menyerahkan bantuan hewan ternak yang terdiri dari 3 ekor sapi dan 90 ekor kambing untuk didistribusikan kepada keluarga-keluarga yang tercatat sebagai kelompok miskin ekstrem di Jember.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








