• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Tuban, Agus Wijaya, tinjau minyak goreng yang ada di swalayan di Kabupaten Tuban.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Tuban, Agus Wijaya, tinjau minyak goreng yang ada di swalayan di Kabupaten Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Minyak Goreng Subsidi Tak Kunjung Tiba, Pedagang Pasar Tradisional Tuban Merugi

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pedagang minyak goreng di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Tuban mengeluh belum mendapat pasokan minyak goreng murah yang seharga Rp 14 ribu per liter. Salah satunya pedagang minyak goreng di pasar Pramuka Tuban.

Mereka terpaksa menjual stok barang lama karena belum mendapat stok subdisi yang baru tersebut. Padahal di ritel-ritel modern minyak subsidi telah tersedia.

You might also like

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

21/07/2026 11:17 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

21/07/2026 10:00 AM

“Pemerintah minta ada penyesuaian harga, tapi sampai sekarang belum ada minyak subsidi untuk pedagang,” kata Sri Soko, salah satu pedagang pasar Pramuka, Tuban, Kamis (3/2/2022).

Pedagang pun hingga kini masih menjual minyak goreng dengan harga lama Rp 19 ribu per kilogram. Harga tersebut untuk minyak goreng curah. Sedangkan minyak goreng kemasan dijual beragam antara Rp 18 ribu sampai Rp 22 ribu liter bergantung kualitas produk atau merek.

“Kita berharap distributor datang ke pasar, menarik, atau kembalikan lagi dengan harga yang lama,” tegasnya.

Sementara masih banyak pedagang lainnya memiliki stok minyak yang dibeli harga lama. Ia memperkirakan, masih ada sekitar 20-50 liter minyak goreng nonsubsidi masih tersedia di pasar Pramuka. Ada yang punya stok bervariasi sekitar 5-10 dus ukuran satu maupun dua liter.

“Pembeli mengeluh, pedagang merugi,” katanya.

Minyak goreng stok lama masih dijual oleh pedagang pasar Pramuka Tuban.
Minyak goreng stok lama masih dijual oleh pedagang pasar Pramuka Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Pedagang minyak goreng meminta agar subsidi secara merata menjangkau pelaku pasar tradisional. Sarannya, pihak distributor datang ke pasar tradisional dan mendata para pedagang minyak goreng yang masih mengantongi stok.

“Belum ada penyesuaian harga. Masih harga lama. Karena stok belum habis. Kalau jual harga murah belum bisa,” terang Timurni,  pedagang lainnya.

Kondisi ini membuat pedagang pasar tradisional banyak ditinggal pelanggan. Mereka lebih memilih berburu minyak goreng ke swalayan atau minimarket yang lebih murah. Akibatnya, penjualan minyak goreng turun drastis dari biasanya 10 liter per hari menjadi tiga liter saja.

Pemerintah lewat Kemendag mengeluarkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng per tanggal 1 Februari 2022. Bebera penyesuaian harga di antaranya minyak goreng curah sebesar Rp 11500/liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 13.500/liter, dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp 14.000/liter.

Mendag Muhammad Lutfi menginstruksikan para produsen untuk mempercepat penyaluran minyak goreng serta memastikan tidak terjadi kekosongan di tingkat pedagang dan pengecer baik di pasar tradisional maupun ritel modern.

Tags: Kabupaten TubanMinyak Goreng SubsidiPedagang Pasar Tradisional
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Next Post
Kegiatan KKM UIN Malang.

Cerita KKM UIN Malang tentang Asyiknya Mengabdi pada Masyarakat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID