Tugujatim.id – Polemik RUU Pilkada membuat para pemuda melakukan aksi demo di depan gedung DPR setiap daerah, depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Tidak kalah rame dengan aksi demo tersebut, di antara rombongan itu ada nama Muhammad Iqbal Ramadhan. Lalu siapakah dia?
Muhammad Iqbal Ramadhan adalah anak dari penyanyi lawas Machica Mochtar yang naik daun di era 90-an. Moerdiono merupakan ayah Iqbal Ramadhan yang pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Muhammad Iqbal Ramadhan ikut serta dalam aksi demo di depan kantor DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/08/2024). Pria berusia 28 tahun ini merupakan aktivis sejak menempuh pendidikan S-1. Dia pun sudah meraih gelar sarjana dari Fakultas Hukum Universitas Al-Azhar. Semasa kuliah, dia juga pernah menjabat sebagai ketua BEM. Tentu saja, dia sudah sering berada di barisan terdepan. Namun kabarnya saat ini, Iqbal tertangkap polisi usai ikut demo itu.
Baca Juga: Kris Dayanti-Dewa Kantongi Rekom PDIP dan Partai Nasdem Siap Daftar Pilwali 2024
Machica Mochtar pun kaget mendengar kabar bahwa anaknya tertangkap polisi. Apalagi dia mendapat kabar kurang sedap bahwa hidung anaknya sampai patah. Ponsel Iqbal Ramadhan juga sempat tidak aktif beberapa waktu setelah tertangkap. Namun beberapa hari kemudian, teman Iqbal memberi kabar bahwa dia diamankan d Polda Metro Jaya.
Setelah dibebaskan dari kepolisian pada Jumat (23/08/2024), Muhammad Iqbal Ramadhan bercerita beberapa hal yang tidak manusiawi terjadi padanya dan 301 pendemo yang tertangkap lainnya. Awal tertangkap itu gara-gara Iqbal masuk pada pagar besi yang baru dirobohkan oleh pendemo lain. Niat awal masuk di situ, Iqbal hanya ingin memastikan apakah temannya juga masuk atau tidak. Karena Iqbal takut terjadi sesuatu pada temannya yang pernah mengalami koma karena demo korupsi beberapa tahun silam.
Baca Juga: Makam Mbah Gembong Jember, Situs Sejarah Penyebaran Islam di Selatan Kota Cerutu
Setelah itu, para pendemo saling melempar batu, Iqbal langsung mencari perlindungan agar dirinya tidak terkena lemparan. Tidak berselang lama, Iqbal ikut terseret aparat polisi dengan pendemo yang lain.
Saat masa pengamanan, aparat polisi diduga melakukan tindakan kekerasan seperti memukul para pendemo. Sebelum itu ada beberapa aparat tidak berseragam menyuruh Iqbal membuka celana dan jongkok. Tidak hanya itu, dia juga dipukul menggunakan pentungan.
Saat digiring menuju salah satu ruangan di gedung DPR, para demonstran yang tertangkap termasuk Iqbal Ramadhan dipukul perut serta mukanya. Namun dari memori ingatan Iqbal, tidak semua demonstran terkena dugaan kekerasan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Rima Mufida/Magang
Editor: Dwi Lindawati








