Tugujatim.id – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah merilis jadwal awal Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha 2025 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Metode penetapan awal Ramadan 2025 ini merupakan langkah progresif Muhammadiyah dalam mewujudkan kalender Islam yang seragam di seluruh dunia, sejalan dengan semangat organisasi yang telah dirintis sejak Muktamar ke-47 di Makassar pada 2015.
Baca Juga: Protes Jalan Rusak Puluhan Kilometer di Kencong Jember, Warga Tanam Pohon Pisang Simbol Kecewa
Menurut Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, awal Ramadan 2025 atau 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu Pahing, 1 Maret 2025. Sementara, 1 Syawal 1446 H atau Hari Raya Idulfitri ditetapkan pada Ahad Legi, 30 Maret 2025. Adapun awal Zulhijah 1446 H ditetapkan pada Rabu Kliwon, 28 Mei 2025.
Hari-hari besar lainnya juga telah ditentukan. Wukuf di Arafah yang jatuh pada 9 Zulhijah 1446 H akan berlangsung pada Kamis Pon, 5 Juni 2025. Sedangkan Hari Raya Iduladha, 10 Zulhijah 1446 H, dipastikan jatuh pada Jumat Wage, 6 Juni 2025.
Muhammadiyah Gunakan KHGT
Sejak 1932, Muhammadiyah menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal untuk menentukan kalender Islam. Namun, dengan kebutuhan umat yang semakin global, organisasi ini memutuskan untuk mengadopsi KHGT.
Kalender ini dirancang agar dapat digunakan di seluruh dunia tanpa bergantung pada lokasi geografis tertentu sehingga menciptakan keseragaman dalam pelaksanaan ibadah.
Langkah ini dipertegas pada Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Surakarta pada 2022, di mana pentingnya KHGT kembali ditekankan. Akhirnya, melalui Musyawarah Nasional Tarjih ke-32, KHGT resmi diberlakukan mulai 1 Muharram 1446 H yang kemudian menjadi dasar penentuan jadwal Ramadan dan Hari Raya 2025.
Baca Juga: Ratusan Ribu Warga Jember Belum Terdaftar BPJS Kesehatan, Begini Rencana Pemerintah
Dengan KHGT, Muhammadiyah berharap umat Islam di seluruh dunia dapat lebih mudah merencanakan ibadah mereka tanpa perbedaan waktu yang sering menjadi polemik. Hal ini juga mencerminkan komitmen Muhammadiyah untuk menjawab kebutuhan umat yang dinamis sekaligus menjaga harmoni dalam keberagaman.
Penetapan awal Ramadan 2025 ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah dalam menyambutnya dengan persiapan yang lebih matang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati