SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya tidak hanya dikenal sebagai Kota Pahlawan, tetapi juga menyimpan beragam destinasi wisata edukatif yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Museum Pendidikan Surabaya.
Tempat belajar edukasi soal sejarah ini menghadirkan perjalanan panjang dunia pendidikan di Indonesia dari masa ke masa.
Baca Juga: 5 Museum Mojokerto yang Menyimpan Jejak Peradaban Majapahit
Melalui koleksi unik dan suasana bernuansa nostalgia, museum ini menjadi ruang belajar yang dapat mengajak pengunjung untuk mengenal bagaimana sistem dan semangat belajar bangsa ini tumbuh sejak era pra sejarah hingga modern. Museum ini tidak hanya cocok bagi pelajar dan akademisi, tetapi juga bagi wisatawan umum yang ingin berlibur sambil menambah wawasan.
Sejarah Museum Pendidikan Surabaya
Museum Pendidikan Surabaya awalnya merupakan tempat tinggal keluarga Tionghoa kaya. Bangunan ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1910-an. Bangunan ini juga pernah digunakan sebagai sekolah menengah pertama (SMP) YPPI (Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia) pada tahun 1952. Setelah itu ditempati oleh SMP/SMA Taman Siswa sampai tahun 2004.
Selanjutnya, bangunan ini sempat terbengkalai, kemudian Pemerintah Kota Surabaya berinisiatif untuk mendirikan Museum Pendidikan Surabaya pada 25 November 2019. Museum ini diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertepatan dengan Hari Guru Nasional.
Pembangunan museum ditujukan untuk tempat yang mendukung kegiatan edukasi, riset, dan rekreasi sebagai bentuk melestarikan sejarah dan budaya bangsa Indonesia.
Keunikan Museum Pendidikan Surabaya
Bagi kamu yang ingin berwisata edukasi di Surabaya, wajib banget untuk mengunjungi Museum Pendidikan yang memiliki banyak keunikan. Berikut ini keunikannya!
1. Arsitektur Museum
Museum Pendidikan Surabaya memiliki arsitektur khas zaman kolonial dengan gaya Indische. Museum ini terdiri dari dua lantai dengan jendela-jendela besar dan atapnya berbentuk limas.
2. Ruang Kelas Sekolah Taman Siswa
Museum ini masih mempertahankan salah satu kelas yang dahulu digunakan untuk pembelajaran di Sekolah Taman Siswa. Pengelola mereplikasi ruangan tersebut menjadi seperti ruang kelas sungguhan.
3. Tata Letak Museum Beralur
Tata letak Museum Pendidikan dibuat beralur sesuai zaman. Museum ini dibagi menjadi lima zona dengan urutan zona pra-aksara, zona klasik atau kerajaan, zona kolonial, zona surabaya, dan zona kemerdekaan.
Koleksi Museum

Sekitar 860 koleksi disimpan di Museum Pendidikan Surabaya. Koleksi tersebut meliputi:
-
Kategori historika
Menampilkan macam-macam benda bersejarah yang berkaitan dengan pendidikan, seperti prasasti kuno, alat tulis tradisional, dan kumpulan buku pelajaran dari zaman Belanda.
-
Kategori Filologika
Menampilkan berbagai naskah kuno dan berbagai buku langka yang berkaitan dengan pendidikan di Indonesia.
-
Kategori Heraldika
Menampilkan lambang-lambang sekolah dan lembaga edukasi di Indonesia.
-
Kategori Etnografika
Menyajikan benda bernilai budaya yang berkaitan dengan edukasi, seperti pakaian adat dan alat musik tradisional.
-
Kategori Keramologika
Memperlihatkan koleksi keramik dan gerabah dalam proses belajar mengajar di Indonesia.
-
Kategori Teknologika
Menampilkan alat-alat peraga dan teknologi di dalam dunia pendidikan Indonesia.
Fasilitas Museum

Museum Pendidikan Surabaya telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai untuk membuat pengunjung nyaman. Beberapa fasilitas tersebut, yaitu diorama kelas, taman, musala, toilet, ruang laktasi, dan area parkir.
Lokasi Museum

Museum Pendidikan berlokasi di Jl Genteng Kali No 10, Kec. Genteng. Museum ini terletak berdekatan dengan Taman Ekspresi sehingga tidak sulit menemukannya. Di samping itu, museum ini dekat dengan Sungai Kalimas sehingga kamu bisa bersantai sambil menikmati semilir angin tepi sungai.
Jadwal Buka dan Harga Tiket Masuk
Museum ini dibuka pada hari Selasa sampai Minggu pukul 08.00-21.00 WIB. Pengunjung bisa masuk dengan membayar tiket sebesar Rp 3.000/orang untuk pelajar/mahasiswa, Rp 5.000/orang untuk umum, dan Rp 15.000/orang untuk wisatawan mancanegara.
Saat ini pengunjung juga dapat memesan tiketnya secara online melalui website https://tiketwisata.surabaya.go.id/. Nah, itulah ulasan soal museum ini. Kapan kamu belajar sejarah di museum ini?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nur Laila Khoriroh/Magang
Editor: Dwi Lindawati








