• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Diskusi di serambi Masjid Jami’ Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah, Sumedangan, Pademawu, Pamekasan, Jumat malam (21/05/2021).(Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Diskusi di serambi Masjid Jami’ Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah, Sumedangan, Pademawu, Pamekasan, Jumat malam (21/05/2021).(Foto: Dokumen)

Mustasyar PWNU Jatim KH Zuhri: Ekonomi Itu Bukan Inti Ibadah, tapi Penompang Suksesnya Ibadah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo KH Zuhri Zaini mengajak umat untuk kembali menyeriusi persoalan ekonomi. Menurut Kiai Zuhri, ekonomi memang bukan inti ibadah, tapi menjadi penopang suksesnya ibadah.

Menurut kaidah ushul fikih, suatu kewajiban yang tidak bisa sempurna kecuali dengan adanya sarana, maka sarana itu juga menjadi wajib.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

“Ibadah bisa menjadi tidak tenang, kalau ekonomi belum stabil,” kata Kiai Zuhri.

Mustasyar PWNU Jawa Timur (Jatim) itu lalu banyak bertutur tentang perjalanan dakwah Islam ke Indonesia yang dibawa oleh para saudagar muslim. Mereka berdakwah dengan tidak meninggalkan usaha (bisnis). Jadi, yang masuk kali pertama itu bukan gerakan agama maupun politik, tapi berdagang.

Memang, media untuk mendekati masyarakat yang paling efektif itu, menurut Kiai Zuhri, adalah bisnis. Melalui bisnis, orang bisa masuk tanpa dicurigai. Kalau sudah masuk, baru hal-hal yang lain dapat disampaikan. Temasuk dakwah Islam.

Mustasyar PWNU Jawa Timur (Jatim) KH Zuhri Zaini saat berbicara soal perekonomian kepada umat. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)
Mustasyar PWNU Jawa Timur (Jatim) KH Zuhri Zaini saat berbicara soal perekonomian kepada umat. (Foto: Dokumen)

Pesan-pesan Kiai Zuhri itu disampaikan kepada umat melalui pertemuan di serambi Masjid Jami’ Pondok Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah, Sumedangan, Pademawu, Pamekasan, Jumat malam (21/05/2021). Hadir dalam kesempatan itu, beberapa pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Ikatan Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Korwil Madura, jajaran pengurus KPEU MUI Jatim yang dipimpin oleh Ketua H. Noor Shodiq Askandar (Gus Shodiq), Koordinator Bidang Pengembangan Pondok Pesantren OPOP (One Pesantren One Product) Jawa Timur. Selain itu, hadir ketua Forum IKM Jawa Timur, ketua Puskopssim Jawa Timur, manajer Divisi Syariah Bank Jatim, owner gerai Bebek Nelongso yang kini memiliki 70 gerai di Jatim, serta beberapa pegiat ekonomi lainnya.

Ketua KPEU MUI Jatim Gus Shodiq mengaku, pihaknya siap memfasilitasi pengembangan ekonomi pesantren, seperti yang diinginkan para kiai. Sebab, salah satu bidang garap KPEU MUI Jatim adalah mengembangkan ekonomi pesantren. Jadinya malah klop. Bak gayung bersambut.

“Pesantren ini menjadi salah satu prioritas bidang garap kami. Kami siap memfasilitasi. Monggo sama-sama bergerak dan bersinergi menyongsong era baru kebangkitan ekonomi umat, khususnya di Jawa Timur,” kata Gus Shodiq.

Meski gerakan ekonomi itu sangat penting dan tidak boleh ditinggalkan, tapi KH Zuhri Zaini tetap mengingatkan agar tidak lupa dari tujuan awal, yakni sebagai sarana ibadah.

“Jangan sampai kehilangan ruh ibadahnya,” pesan kiai sepuh itu. (*)

Tags: Ibadah butuh ekonomiJawa TimurMustasyar PWNU Jawa TimurperekonomianPesan kiai soal ekonomiPondok Pesantren Nurul Jadid Paiton ProbolinggoPWNU
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
CEO Tugu Media Group bersama tim Tugu Media Peduli X Bakti BCA menyalurkan bantuan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Balearjo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.(Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Tugu Media Peduli X Bakti BCA Salurkan Bantuan Material untuk Gereja di Tirtoyudo Malang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID