Naik 100 Persen, Besok Satgas Covid-19 Kediri Putuskan Lockdown atau Tidak

  • Bagikan
Ilustrasi virus Covid-19. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)
Ilustrasi virus Covid-19. (Foto: Pixabay)

KEDIRI, Tugujatim.id – Tren kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data yang dirilis Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, angka konfirmasi positif mencapai 5.066 orang. Sedangkan pasien yang dirawat mengalami kenaikan 100 persen dalam sebulan terakhir. Yakni, dari 48 pasien menjadi 101 pasien. Hal itu membuat Pemkab Kediri bakal memutuskan lockdown atau tidak.

Data yang dihimpun tugujatim.id, kenaikan sebanyak 53 pasien ini dilihat sejak 21 Mei-20 Juni 2021. Sedangkan untuk kasus positif Covid-19 dalam sebulan terakhir mencapai 274 orang, dari 4.792 orang menjadi 5.066 orang.

Untuk angka kematian akibat Covid-19, Kabupaten Kediri juga mengalami kenaikan dari 467 orang menjadi 484 orang. Artinya, ada 17 orang meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Kediri dalam sebulan terakhir.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kediri, dilakukan vaksinasi di Simpang Lima Gumul. (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)
Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kediri, dilakukan vaksinasi di Simpang Lima Gumul. (Foto: Rino Hayyu Setyo/Tugu Jatim)

Melihat kondisi ini, Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudzi menerangkan, pihaknya belum bisa memberikan komentar apa pun. Dia mengatakan, karena tindakan yang akan diambil tim gugus tugas Kabupaten Kediri bergantung pada rapat Selasa (22/06/2021) di Pendapa Panjalu Jayati bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana.

“Besok ada rapat dan ketentuan lockdown atau tidak, ditentukan besok,” singkat Slamet ketika dikonfirmasi Senin sore (21/06/2021).

Ditanya tentang kategori zona, Slamet menjelaskan, Kabupaten Kediri belum masuk golongan zona merah. Namun, sampai sekarang Kabupaten Kediri diakui masuk zona oranye.

“Masih oranye, belum merah kok,” imbuh Slamet via telepon.

  • Bagikan