Nasi Kuning Bumbu Bali dan Masak Habang, Berbeda Namun Tetap Nikmat

Nasi Kuning Bumbu Bali dan Masak Habang, Berbeda Namun Tetap Nikmat

  • Bagikan
Nasi kuning disajikan dengan Masak Habang, di rumah makan Soto Banjar Belitung, Kalpataru, Malang/tugu jatim
Nasi kuning disajikan dengan Masak Habang, di rumah makan Soto Banjar Belitung, Kalpataru, Malang. (Foto: Dokumen Fahra Auliani Rahmah)

MALANG, Tugujatim.id – Siapa yang tidak mengenal nasi kuning? Makanan ini tersebar hampir di seluruh Indonesia. Beras dimasak dengan kunyit, santan, daun salam dan bumbu-bumbu pelengkap lainnya. Warna kuningnya membuat nafsu makan menjadi meningkat.

Nah, bicara soal nasi kuning, ada hal menarik yang pembaca harus ketahui. Anda mungkin pernah makan nasi kuning yang dijual orang Jawa. Lazimnya lauk yang disajikan dimasak dengan bumbu Bali. Sedangkan jika Anda membeli nasi kuning yang dijual orang Banjar, maka disuguhkan lauk pendamping dengan bumbu “Masak Habang”.

Meskipun kedua lauk itu terlihat mirip, namun “Bumbu Bali” dan “Masak Habang” memiliki perbedaan. Apa saja perbedaan kedua lauk tersebut? Simak ulasan berikut ini.

Asal Daerah

Asal kedua bumbu ini dari daerah yang berbeda. Bumbu Bali tentu saja berasal dari pulau Bali, namun di pulau dewata itu disebut dengan “Bumbu Genep” atau “Basa Genep.”

Sedangkan Masak Habang berasal dari Kalimantan Selatan. Habang dalam bahasa Banjar artinya merah maka dari itu tampilan dari masakan ini berwarna merah. Jenis bumbu ini ditemukan hampir dalam setiap masakan Suku Banjar.

Tampilan

Jika dilihat sekilas mungkin pembaca tidak melihat perbedaan dari tampilan bumbu Bali dan Masak Habang, yaitu sama-sama berwarna merah. Tetapi jika dilihat lebih detail, bumbu Bali memilki warna merah yang lebih menyala, sedangkan Masak habang berwarna merah tua atau agak gelap.

Rasa

Setelah melihat perbedaan tampilan dari kedua bumbu tersebut, Anda bisa mencicipinya maka rasanya juga berbeda. Bumbu Bali memiliki rasa cenderung gurih dan pedas, sedangkan Masak Habang terasa gurih dengan sedikit rasa manis dan tidak pedas.

Bahan-Bahan

Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat kedua bumbu juga berbeda. Kunci utama perbedaannya terletak pada cabai yang digunakan. Bumbu Bali dibuat dari cabai merah besar, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, terasi, daun salam, laos, kunyit, jahe, kencur, serai, kemiri, gula merah, terasi, garam, dan minyak kelapa.

Sedangkan Masak Habang dibuat dari cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, jahe, kayu manis, terasi, minyak goreng, garam, gula pasir, gula merah, air asam Jawa.

Itulah perbedaan bumbu Bali dengan Masak Habang. Namun demikian, keduanya sama-sama nikmat disajikan dengan nasi kuning. So, bagaimana dengan Anda, lebih suka bumbu Bali atau Masak Habang?

  • Bagikan