Nyaris Kabur saat Tepergok Mencuri Kayu, 2 Pemuda Spesialis Pembalakan Liar di Hutan Ditangkap Polres Batu

Pembalakan liar. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)
Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin (kiri) dan Kasat Reskrim Polres Batu AKP Yussi Purwanto (kanan) saat konferensi pers penangkapan pelaku pembalakan liar di Hutan Lindung Ngantang, Rabu (03/08/2022). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

BATU, Tugujatim.id – Polres Batu berhasil mengungkap kasus pembalakan liar yang dilakukan 2 pemuda asal Malang, Jatim, yaitu Yoga Pras, 27; dan Aris Misgianto, 25, warga Kasembon, Kabupaten Malang. Kedua pelaku tertangkap basah berusaha membawa kabur gelondongan kayu yang dicuri di kawasan hutan lindung RPH Ngantang Petak 18 di bawah naungan Perhutani.

Pelaku pembalakan liar ini nyaris berhasil membawa kabur 4 batang pohon jenis sonokeling yang dilindungi dan dikelola Perhutani. Keduanya juga berusaha melawan dengan menabrakkan mobilnya ke petugas saat tepergok mencuri.

Usai diselidiki dalam kurun 10 hari kemudian, aparat Satreskrim Polres Batu berhasil mengamankan para pelaku pembalakan liar. Keduanya ditangkap di wilayah Kabupaten Kediri, di tempat persembunyiannya.

Pembalakan liar. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)
Petugas kepolisian memperlihatkan barang bukti pembalakan liar dari tangan tersangka saat pers rilis pada Rabu (03/08/2022). (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin menuturkan, kedua pelaku kerap terlibat dalam tindakan pidana pembalakan liar. Dia mengatakan, pelaku mengaku disuruh seseorang bernama Jamali yang kini buron. Alih-alih lakukan tindakan kriminal, mereka tergiur dengan imbalan sekitar Rp150 ribu.

Capai kata sepakat, mereka melancarkan aksinya pada Sabtu (16/07/2022), sekitar pukul 00.02 WIB. Dalam aksinya, mereka berhasil membalak hingga 4 batang pohon sonokeling.

”Hingga kemudian mereka dipergoki salah satu petugas Perhutani, tapi berhasil kabur,” terang Oskar dalam konferensi pers pada Rabu (03/08/2022).

Pembalakan liar. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)
Petugas kepolisian juga mengamankan barang bukti motor untuk aksi pembalakan liar. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang)

Kedua pelaku belum sempat menyerahkan hasilnya ke Jamali, tapi sudah ditangkap petugas. Kejadian seperti ini sebenarnya sudah sering terjadi. Karena itu, Oskar mengatakan, dari kejadian ini bisa menjadi bahan pelajaran dan evaluasi untuk memperketat penjagaan.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit mobil pick up Daihatsu Gran Max hitam, 1 unit motor, alat potong berupa gergaji dan gerinda, serta sejumlah gelondongan kayu.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 83 Ayat 1 UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Perusakan Hutan.

”Mereka terancam pidana 15 tahun penjara,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim