Organda Tuban Sambut Baik Program Angkutan Pelajar

organda tuban
Ilustrasi angkutan kota yang terimbas kenaikan harga BBM. Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim

TUBAN, Tugujatim.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban mencanangkan program Angkutan Pelajar. Dengan program ini, para siswa di Tuban bisa mendapat fasilitas transportasi secara gratis mulai bulan Oktober mendatang.

Program ini disambut baik oleh Organisasi Armada Darat (Organda) Tuban. “Alhamdulillah Pemkab Tuban masih memperhatikan angkutan umum yang ada dengan program ini. Siapapun pemenang lelang ini, wajib menggandeng Organda Tuban agar pelaksanaan program ini memakai angkutan kota dan angkutan desa,” pinta Ketua DPC Organda Tuban, Ihsan Hadi, pada Selasa (27/9/2022).

Ihsan menambahkan, program tersebut bisa bermanfaat kepada pelajar di Tuban dan berdampak pada berkurangnya angka kecelakaan akibat pengendara kendaraan bermotor yang belum cukup usia. “Beberapa kali juga melihat korban laka juga banyak dari pelajar. Semoga dengan adanya ini nanti, bisa mengurangi angka laka lantas di Tuban,” harapnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Tuban, Imam Isdarmawan mengatakan bahwa lelang program Angkutan Pelajar sudah masuk di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). “Sudah masuk. Insyaallah awal bulan bisa terealisasi,” terangnya.

Imam mengungkapkan, tender dengan pagu Rp459 juta itu bersumber dari Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) 2022. Dalam aturan tendernya, ada syarat khusus yang wajib dipenuhi pemenang lelang, yakni rekanan harus menggandeng sopir atau pelaku usaha Mobil Penumpang Umum (MPU) lokal.

“Melihat kondisi terdampak BBM naik, kemudian pandemi COVID-19 pada tahun sebelumnya, makanya vendor manapun yang menang bisa menggandeng sopir angkutan kota maupun perdesaan,” katanya.

Program ini direncakan menyebar di sepuluh kecamatan yang ada di Tuban, untuk menjadi moda transportasi pelajar yang diberikan secara gratis. Harapannya, program ini bisa mengurangi angka laka lantas dan mengurangi keberadaan angkutan ilegal.