• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tanah gerak.

Kondisi tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok warga)

Pakar Geologi ITS Tinjau Tanah Gerak di Purwodadi Pasuruan, Warga Diimbau Segera Direlokasi

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Pakar Geologi dari Departemen Teknik Sipil ITS Prof Indrasurya B Muchtar turun langsung ke lokasi tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (01/02/2025). Dia merekomendasikan agar warga segera direlokasi untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Menurut Prof Indrasurya, pergerakan tanah ini disebabkan oleh air permukaan yang meresap ke dalam tanah sehingga memicu retakan. Kondisi itu sangat membahayakan bagi keselamatan warga.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Baca Juga: Bus Brimob Tabrak Tiang Penunjuk Arah Exit Tol Pandaan-Malang di Pasuruan, Sopir Meninggal

“Jadi kalau retaknya itu tipis, tapi kedalamannya 10 meter itu tekanannya 10 ton per meter persegi,” ujar Prof Indrasurya pada Sabtu (01/02/2025).

Dia juga menyoroti faktor-faktor yang memperparah tanah gerak, seperti curamnya lereng dan tingginya curah hujan.

“Kelerengan curam dan hujannya lebat. Kalau hujannya tidak lebat tidak apa-apa,” ungkapnya.

Sebagai langkah pencegahan, dia menyarankan agar aliran air hujan harus dibuat lancar agar tidak terjebak dan mempercepat pergerakan tanah.

Baca Juga: Vest Health si Rompi Pintar Mampu Antisipasi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas

“Untuk mengurangi retakan, air hujannya harus lancar jangan sampai air buntu ngecembeng,” imbuhnya.

Namun, menurut dia, apabila pergerakan tanah semakin luas, biaya penanggungan akan sangat besar dan dalam kurun waktu 5-10 tahun lagi pergerakan tanah kemungkinan akan terjadi lagi. Dia pun menekankan bahwa pilihan terbaik bagi warga adalah pindah ke lokasi yang lebih aman.

“Kalau rumah-rumah itu retak orangnya tidak bisa tidur. Jadi sebaiknya jangan. Kalau tetap di situ lama-lama bisa sakit jiwa karena tidak bisa tidur. Kalau seperti ini pindah saja daripada melawan alam,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniDepartemen Teknik Sipil ITSKabupaten Pasuruan hari iniPakar Geologi ITS
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
SMPN 7 Kota Mojokerto.

Keluar RS, Korban Selamat Tragedi Maut SMPN 7 Kota Mojokerto Langsung Mandi Kembang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID