• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hapus jurusan.

Pakar UM Surabaya soroti kebijakan Kemendikbud terkait penghapusan jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA. (Foto: Dok. Kemendikbud)

Pakar Pendidikan UM Surabaya Soroti Kebijakan Kemendikbud Hapus Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pakar pendidikan Universitas Muhammadiyah di Surabaya menyoroti kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI terkait kebijakan hapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa untuk SMA.

Sebagaimana diketahui, Kemendikbud RI resmi hapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA sesuai kebijakan kurikulum merdeka. Kebijakan baru ini mendapat banyak sorotan dari publik.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Pakar pendidikan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Holy Icha Wahyuni mengatakan, selama ini jurusan IPA, IPS, dan Bahasa menuai stereotip di kalangan masyarakat.

“Masih ada orang tua yang menganggap jurusan baik itu IPA. Asumsinya, nanti kalau lulus bisa leluasa milih jurusan,” katanya pada Kamis (18/07/2024).

Menurut Holy, stereotip semacam itu akan mengubur minat dan bakat anak. Sehingga, Holy sepakat jika jurusan IPA, IPS, dan Bahasa dihapus oleh Kemendikbud RI.

“Bisa memberikan kesempatan yang lebih luas untuk anak supaya bisa mempelajari berbagai ilmu pengetahuan tanpa ada pengotak-ngotakan jurusan,” jelasnya.

Baca Juga: Selamat! Priyo Sudibyo Resmi Jadi Dirut Baru Perumda Tugu Tirta Kota Malang

Holy juga mengatakan, selama ini integrasi antara disiplin ilmu menjadi salah satu strategi dalam terwujudnya pembelajaran holistik. Contohnya, pembelajaran tentang edukasi seksual merupakan pembahasan yang harus dipahami oleh siswa jurusan IPA, bukan IPS.

“Selama ini banyak siswa yang merasa salah memilih jurusan. Faktornya banyak, ikut teman, gengsi permintaan orang tua, dan sebagainya. Sehingga bukan karena basis minat dan bakat siswa,” terangnya.

Dia menilai setuju karena penghapusan jurusan IPA, IPS, dan Bahasa akan memperluas eksplorasi siswa dalam memahami mata pelajaran sesuai dengan kebutuhan, minat, dan bakatnya.

“Tapi sekolah harus tetap punya PR untuk mengawal dalam perencanaan studi agar kebijakan ini menciptakan peluang pendidikan holistik yang harmoni dan bisa diserap secara optimal oleh siswa,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniJurusan Bahasa dihapusJurusan IPAJurusan IPS dihapusKebijakan penghapusan jurusan di SMAKota Surabaya hari iniPolemik penghapusan jurusan di SMA
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Mojokerto.

Pasca Uji Coba, Empat Posisi Jadi PR Tim Sepak Bola Mojokerto Proyeksi Porprov

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID