JEMBER, Tugujatim.id – Kondisi cuaca yang tidak menentu di wilayah Kabupaten Jember memicu kenaikan kasus penyakit pernapasan. Fenomena alam yang menampilkan suhu tinggi pada waktu tengah hari namun diikuti dengan intensitas hujan lebat menjelang petang menciptakan tantangan baru, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga kesejahteraan penduduk.
Koordinator Ruang Operasional Rumah Sakit Umum Kaliwates Dokter Yohana mencatat adanya kenaikan signifikan pada angka kunjungan pasien di unit pelayanan medis. Menurut dia, mayoritas pengunjung menunjukkan gejala klinis berupa suhu tubuh yang naik-turun, infeksi saluran pernapasan yang berkepanjangan, serta keluhan pada sistem pencernaan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Jember Optimalkan Prolanis untuk Kendalikan Penyakit Kronis Lansia
Peningkatan kasus tersebut, menurut Yohana, tidak terlepas dari perubahan musiman atau musim pancaroba. Fase peralihan iklim seperti kondisi saat ini menciptakan kerentanan khusus pada sistem imunitas manusia. Infeksi saluran pernapasan atas menjadi diagnosis yang paling dominan ditemukan.
“Sistem pertahanan tubuh mengalami penurunan ketika menghadapi pergeseran kondisi lingkungan yang drastis, seperti perpindahan dari suhu panas ke kondisi basah akibat hujan. Seringkali seseorang yang terkena air hujan langsung mengalami hipertermia dan nyeri otot,” ujar Yohana saat dikonfirmasi pada Selasa (05/08/2025).
Tenaga Medis Maksimalkan Nutrisi Pasien
Menurut dia, patogen seperti virus dan bakteri memiliki peluang lebih besar untuk menginfeksi individu dengan imunitas yang menurun. Sehingga, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan yang beragam, mulai dari yang ringan hingga kompleks.
Sebagian pasien dapat pulih hanya dengan beristirahat, namun ada pula yang memerlukan terapi farmakologis bahkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan. Sebagai upaya preventif, tenaga medis merekomendasikan optimalisasi nutrisi, durasi tidur yang memadai, dan aktivitas fisik teratur.
Penggunaan alat pelindung pernapasan juga disarankan ketika mulai merasakan indikasi ketidaknyamanan tubuh. Fasilitas imunisasi influenza dan terapi cairan penambah daya tahan tubuh tersedia dengan tarif yang terjangkau di rumah sakit setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








