• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sistem Pangan

'Pangan Kota Kita' Melibatkan Generasi Muda dalam Sistem Pangan Perkotaan.

Pangan Kota Kita: Melibatkan Generasi Muda dalam Sistem Pangan Perkotaan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pertumbuhan penduduk perkotaan yang terus meningkat ditambah dengan dampak perubahan iklim, menimbulkan berbagai tantangan serius di sektor pangan. Di Kota Malang, permasalahan seperti konversi lahan yang terus berkurang, meningkatnya kebutuhan pangan, serta persoalan limbah pangan menjadi perhatian utama. Tantangan ini tidak hanya menyangkut produksi dan akses pangan, tetapi juga pengelolaan limbah yang berkelanjutan.

Nita Yulianis dari Badan Pangan Nasional mengatakan pemerintah menargetkan penurunan jumlah food waste di Indonesia sebesar 3-5%. “Hal ini membutuhkan kolaborasi dari semua pihak,” ungkapnya secara online dalam kick-off meeting Program Pangan Kota Kita yang dikutip Minggu (26/1/2025).

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Keterlibatan Generasi Muda dalam Sistem Pangan Perkotaan

Salah satu langkah penting yang dilakukan melalui Program Pangan Kota Kita adalah memperkuat kebijakan sistem pangan perkotaan dengan melibatkan generasi muda.

BACA JUGA: Peningkatan Kualitas SDM Ala Ketua DPRD Kota Malang, Intervensi Literasi Hingga Zero Putus Sekolah

Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) bersama Lembaga Pengkajian Kemasyarakatan dan Pembangunan (LPKP Jawa Timur), Pemerintah Daerah Kota Malang, Malang Creative Fusion (MCF), Forum Anak Kota Malang, Forum Petani, Litterless Indonesia dan berbagai pihak lainnya di Kota Malang menginisiasi Forum Multipihak Sistem Pangan.

Lewat kick-off meeting Program Pangan Kota Kita, Selasa (21/01/2025) di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Nalang, terbentuk Forum Multipihak Sistem Pangan atau Multi-Stakeholder Forum (MSF) tersebut. Forum ini didukung oleh Bappeda dan konsorsium Program Pangan Kota Kita, dengan harapan dapat menciptakan sistem pangan yang berdaulat, tangguh (resilient) dan inklusif melalui pendekatan partisipatif.

Dukungan terhadap Transformasi Sistem Pangan Nasional

Wulan Metafurry, dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menekankan bahwa program ini sejalan dengan agenda nasional transformasi sistem pangan.

“Dalam lima tahun ke depan, kita berharap mampu membangun ekoregion sistem pangan berbasis sumber daya dan kearifan lokal. Setiap daerah, termasuk Kota Malang, diharapkan memiliki sistem pangannya sendiri yang tangguh dan berkelanjutan,” jelasnya.

Program Pangan Kota Kita yang juga dilaksanakan di Kota Bogor, bertujuan untuk mendorong transformasi sistem pangan perkotaan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Malang Suarakan 6 Isu Strategis di Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2026

Sementara Dwi Rahayu, Kepala Bappeda Kota Malang, menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

“Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pengusaha, komunitas, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan sistem pangan perkotaan yang lebih baik,” ujarnya.

Strategi Program Pangan Kota Kita

Program ini dilaksanakan melalui strategi-strategi berikut:

1. Penelitian Sistem Pangan Kota: Mengidentifikasi kondisi dan tantangan pangan di Kota Malang.

2. Kelas Peningkatan Kapasitas: Memberikan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan dalam pengelolaan pangan.

3. Forum Multipihak: Membentuk ruang diskusi dan kerja sama lintas pihak.

4. Penyusunan Kerangka Sistem Pangan dan Kebijakan: Mengembangkan dokumen kebijakan berbasis kebutuhan lokal.

5. Lobi dan Advokasi: Mendorong penerapan kebijakan pangan berkelanjutan.

6. Green Entrepreneurship Forum: Membangun wirausaha hijau di sektor pangan.

Peran Generasi Muda dan UMKM

Yunida Paramita dari Malang Creative Fusion menuturkan bahwa peran UMKM dalam mendukung inovasi pangan sangat krusial.

“Kami di MCF memiliki ruang untuk pengembangan inovasi usaha, dan program ini memberikan dukungan yang sangat penting,” katanya.

Selain itu, perubahan iklim yang sebagian besar dipengaruhi oleh perilaku manusia, termasuk limbah pangan, menjadi isu penting yang harus dihadapi bersama.

“Kita tidak hanya menjadi korban perubahan iklim, tetapi juga menjadi kontributor percepatannya. Oleh karena itu, perubahan perilaku kita adalah kunci,” tambah seorang peserta forum.

Masa Depan Sistem Pangan Kota Malang

Peran generasi muda menjadi sangat penting dalam mewujudkan masa depan sistem pangan yang tangguh. Dengan keterlibatan aktif, inovasi dan kolaborasi lintas pihak, Program Pangan Kota Kita di Kota Malang diharapkan menjadi model pembangunan sistem pangan perkotaan yang berkelanjutan, tidak hanya untuk Malang, tetapi juga untuk wilayah lain di Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kota MalangMalangPangan Kota Kita
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Uin Khas

UIN KHAS Jember Fight Championship Jadi Ruang Positif bagi Para Peserta dari Berbagai Perguruan Silat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID