• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Aspal jalan mengelupas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR dan PRKP) Kabupaten Tuban Agung Supriyadi saat ditemui. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Pasca Aspal Jalan Mengelupas Diterjang Banjir, PUPR Tuban: Tanggung Jawab Rekanan jika Belum Diserahterimakan

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Tuban akhirnya angkat bicara terkait fenomena aspal jalan mengelupas akibat banjir luapan Kali Kening anak sungai Bengawan Solo di Desa Margorejo, Kecamatan Parengan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR dan PRKP) Kabupaten Tuban Agung Supriyadi mengungkapkan, pihaknya masih akan memastikan status proyek jalan tersebut sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Menurut Agung, jika proyek tersebut belum dilakukan serah terima, maka tanggung jawab sepenuhnya berada di pihak rekanan yang mengerjakan proyek itu. Namun, dia juga menegaskan bahwa penentuan tanggung jawab perlu didasarkan pada klausul force majeure dalam kontrak pengerjaan.

Baca Juga: Video Viral Aspal Mengelupas Akibat Banjir Kali Kening, Pemkab Tuban Bungkam

“Kalau tanggung jawab ya milik rekanan karena belum diserahterimakan. Namun, lagi-lagi kami lihat dulu force majeure dalam kontrak,” ujar Agung saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (17/12/2024).

Agung menjelaskan, pihaknya belum mendapatkan laporan lengkap dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terkait detail proyek tersebut. Dia juga belum bisa memastikan apakah proyek jalan itu masuk dalam tahun anggaran 2024 atau tahun sebelumnya.

“Saya belum melihat dan mendapatkan laporan dari PPK, apakah ini pengerjaan tahun ini atau sebelumnya,” tambahnya.

Jika proyek tersebut termasuk dalam tahun anggaran yang sudah berlalu, Pemkab Tuban akan mengalokasikan anggaran perawatan pada tahun berikutnya untuk membenahi kerusakan akibat banjir.

Namun, Agung menegaskan, pihaknya perlu mengecek kembali seluruh aspek teknis dan administratif sebelum mengambil langkah perbaikan.

Sementara itu, kerusakan jalan yang viral di media sosial telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Video yang memperlihatkan warga menyingkirkan potongan aspal jalan mengelupas ke pinggir jalan menggambarkan kondisi yang rentan terhadap bencana alam.

Baca Juga: Penyakit PMK di Jember Menyebar saat Musim Hujan, Amankah Daging Sapi Terjangkit untuk Dikonsumsi?

Kapolsek Parengan Iptu Muhammad Yusuf menyebut bahwa meskipun rusak, jalan di Desa Margorejo tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Namun, kondisi ini tidak ideal mengingat jalan raya merupakan akses vital bagi warga.

Publik mendesak pemerintah daerah untuk segera bertindak, baik dengan mempercepat perbaikan infrastruktur maupun menyusun langkah mitigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Peristiwa ini juga menjadi evaluasi penting terkait kualitas pengerjaan proyek dan pengawasan terhadap kontraktor.

Dengan situasi ini, masyarakat berharap Pemerintah Tuban dapat memberikan kepastian sekaligus solusi konkret atas permasalahan yang terjadi, terutama mengingat peran jalan raya sebagai jalur utama mobilitas warga di wilayah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aspal jalan mengelupas di Tubanbanjir tubanBerita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniVideo aspal mengelupas di Tuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Penganiaya wanita.

Tersangka Penganiaya Wanita di Mojokerto Ditangkap Polisi, Ngaku 5 Kali Pukul Kepala Korban Pakai Paving

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID