MALANG, Tugujatim.id – DPC PDI Perjuangan Kota Malang terus menggelorakan semangat gotong royong dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026. PDIP Kota Malang menggelar sejumlah kegiatan yang mencakup bidang sosial, lingkungan, pemberdayaan ekonomi hingga diskusi kebangsaan selama Juni sebagai implementasi nilai-nilai yang diwariskan Presiden Pertama RI Soekarno.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan, peringatan Bulan Bung Karno tahun ini tidak hanya diisi kegiatan seremonial semata, melainkan diwujudkan melalui aksi nyata yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Baca Juga: Blitar Selain Makam Bung Karno: 6 Tempat Ini Malah Lebih Estetik
“Kegiatan kami mencakup berbagai bidang, mulai lingkungan hidup, sosial hingga perekonomian. Nanti juga ada bazar UMKM Gotong Royong dan bakti sosial yang melibatkan masyarakat serta seluruh jajaran struktur partai,” kata Amithya, Selasa (16/06/2026).
Pada hari yang sama, DPC PDI Perjuangan Kota Malang juga menggelar sarasehan kebangsaan dengan mengangkat pidato bersejarah Bung Karno pada 1 Juni 1945. Melalui diskusi tersebut, peserta diajak menggali nilai utama yang menjadi sari pati Pancasila, yakni semangat gotong royong.
Menurut Amithya, nilai gotong royong masih sangat relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini. Semangat kebersamaan tersebut dinilai mampu menjadi solusi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial maupun ekonomi.
Ikan Wader Dinilai Dukung Ketahanan Pangan
Selain diskusi kebangsaan, DPC PDI Perjuangan Kota Malang juga menebar ribuan benih ikan wader di Sungai Rolak, Kecamatan Kedungkandang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi kepedulian lingkungan yang diusung selama Bulan Bung Karno.
Amithya menjelaskan, ikan wader dipilih karena memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Keberadaan ikan tersebut juga menjadi indikator bahwa kualitas air masih cukup baik untuk mendukung kehidupan.

“Dengan ikan wader bisa hidup di sungai, itu menunjukkan sungai tidak tercemar. Selain itu, ikan ini juga bisa memakan jentik nyamuk sehingga membantu mengurangi risiko demam berdarah,” jelasnya.
Tak hanya memiliki manfaat ekologis, ikan wader juga dinilai memiliki nilai ekonomi dan dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat. Kandungan protein yang tinggi serta perkembangbiakannya yang relatif cepat membuat ikan tersebut berpotensi menjadi sumber pangan lokal.
Dalam rangkaian Bulan Bung Karno, sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kota Malang juga dijadwalkan melakukan ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar sebagai bentuk penghormatan kepada Sang Proklamator.
Amithya berharap peringatan Bulan Bung Karno tidak hanya dikenal oleh kader partai, tetapi juga masyarakat luas. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk kembali mengenang jasa dan pemikiran Bung Karno yang dinilai masih relevan hingga saat ini.
“Kami ingin masyarakat semakin mengenal Bulan Bung Karno sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah bangsa. Bung Karno adalah tokoh besar dengan pemikiran yang visioner dan masih bisa menjadi teladan dalam kehidupan saat ini,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








