Peduli Warga Isoman, Anggota Dewan di Malang Sebar Paket Makanan Gratis Tiap Jumat - Tugujatim.id

Peduli Warga Isoman, Anggota Dewan di Malang Sebar Paket Makanan Gratis Tiap Jumat

  • Bagikan
Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Lelly Theresiawati saat membagikan makanan gratis pada warga isoman di wilayah Lowokwaru, Jumat (30/7/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Lelly Theresiawati saat membagikan makanan gratis pada warga isoman di wilayah Lowokwaru, Jumat (30/7/2021). (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Kepedulian atas lonjakan kasus positif Covid-19 dilakukan Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Lelly Theresiawati. Anggota dewan dari Fraksi Partai Gerindra ini membagikan makanan gratis kepada para warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman), Jumat (30/7/2021).

Lelly mengatakan jika kegiatan ini sudah dilakukan sejak sepekan lalu, seiring banyaknya warga yang isoman. Termasuk di kawasan perumahannya di bilangan Tlogomas. Dia berbagi makanan gratis ini setiap hari Jumat.

Program Jumat Barokah ini kata Lelly sudah sejak lama dilakukan, sejak dampak pandemi mulai dirasakan masyarakat. ”Awalnya berbagi sama yang kerja di jalan, ojol, tukang parkir, gopek dan lain-lain. Tapi baru-baru ini fokus ke warga isoman karena makin banyak,” jelas dia kepada reporter.

Program Barokah untuk membantu warga isoman di Kota Malang. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Program Barokah untuk membantu warga isoman di Kota Malang. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tak hanya makanan, lanjut anggota dewan Dapil Lowokwaru ini, mereka juga menyediakan pasokan obat-obatan dan juga oksigen jika dibutuhkan. Dalam pendistribusian ini dia juga bergerak bersama Relawan Nasional yang ada di tiap daerah.

Lelly sebagai Ketua Relawan Indonesia Malang ini siap bergerak jika ada masyarakat yang butuh pangan, obat-obatan hingga oksigen. ”Mohon diinfokan jika ada tetangga atau rekan yang sedang membutuhkan,” ungkapnya.

Terlepas dari itu, Lelly berpesan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Karena hanya itu satu-satunya senjata paling ampuh yang bisa dilakukan di tataran individu. Dengan begitu, mata rantai penularan Covid-19 bisa diputus.

”Saya pesan tetap semangat. Jangan sampai pandemi membuat kita lelah berbuat baik dan ibadah. Percayalah, di balik semua ini, pasti ada hikmahnya. Tetap semangat dan terus bertahan hidup. Semoga obatnya segera ditemukan,” pungkasnya.

  • Bagikan