PASURUAN, Tugujatim.id – Empat pelaku curanmor bersenjata bondet di Pasuruan tidak berkutik saat warga memergoki aksi mereka. Dua orang berhasil diamankan dengan satu di antaranya tewas, sementara 2 pelaku lain berhasil kabur.
Aksi pencurian sepeda motor terjadi di area parkir Koperasi CMD di Dusun Menangas Kulon, Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada Rabu (17/9) sekitar pukul 07.00 WIB.
Korban Badrus (29) asal Desa Karangtengah, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan memarkir sepeda motor Honda Beat dalam posisi dikunci stir. Tidak lama kemudian, seorang saksi mata bernama Imron melihat seorang pria tidak dikenal sedang duduk di atas sepeda motor tersebut.
Seketika berteriak maling hingga memicu kedatangan warga. Merasa terdesak, pelaku yang panik kabur ke areal persawahan.
Para pelaku dalam upaya pelariannya sempat melempar bondet ke arah warga. Namun nahas, pelaku berinisial R (25), warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, justru terkena ledakan bondet yang dibawanya tersebut. R mengalami luka serius di tangan dan akhirnya meninggal dunia saat dalam perawatan medis.
BACA JUGA: Gagal Bawa Kabur Sepeda Motor, Pelaku Curanmor di Pasuruan Justru Terkena Ledakan Bondet
Sementara itu pelaku lain, M (41) warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, sempat kabur hingga ke wilayah Kecamatan Winongan. Namun akhirnya berhasil diamankan warga bersama petugas kepolisian. Pelaku kedua ini sempat dihajar massa lantaran warga geram dengan aksinya melempar bondet ke arah warga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi menyatakan bahwa pelaku berjumlah total 4 orang. Dua pelaku lainnya berinisial S dan US, warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan masih dalam status buronan polisi.
“Benar pelaku ada 4 orang, 2 berhasil diamankan, 1 diantaranya tewas, 2 masih kabur dan masih dalam proses pengejaran,” ujar Iptu Mitarta, Kasi Humas Polres Pasuruan Kota pada Kamis (18/9).
Polisi mengumpulkan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor milik korban, motor Honda Beat hitam yang dipakai pelaku, serta sebuah bondet yang belum sempat meledak.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami kerugian Rp15 juta. Polisi masih terus berupaya mengembangkan kasus ini karena tidak menutup kemungkinan jaringan pelaku yang lebih luas. “Kami masih proses lidik lebih lanjut,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Laoh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








