MOJOKERTO, Tugujatim.id – Beragam cara dicoba oleh Rahmat Riduwanulhakim, pelaku usaha Jasa Cuci Karpet di Mojokerto untuk menarik pelanggan selama Ramadan. Seperti menerima reseller dari pelaku usaha penatu (londry) dengan berbagi komisi.
“Memang kami juga keliling menawarkan kerjasama ke londry-londry yang tidak menerima cuci karpet, mereka jadi reseller gitu dan dapat fee,” ungkap Rahmat Riduwanulhakim, pelaku usaha jasa cuci karpet, Minggu (23/03/2025)..
Selain orderan rumahan atau pribadi, order dari reseller tidak kalah banyak pada Ramadan tahun ini, bahkan, menjadi penopang utama bisnisnya. Orderan jasa cuci karpet langsung dari rumah ibadah (masjid) malah cenderung sepi dibandingkan Ramadan tahun lalu.
BACA JUGA: Cerita Bisnis Selama Ramadan dari Penyedia Jasa Cuci Karpet di Mojokerto
“Paling banyak itu, rumahan sama yang dari reseller, malah dari rumah ibadah itu menurun meskipun sudah kami berikan beberapa promo seperti potongan harga maupun antar jemput gratis bagi (orderan) rumah ibadah,” tutur Hakim.
Cuaca Ekstrem Jadi Problem
Hakim sendiri mengaku sudah menutup orderan londry karpet sejak Sabtu (22/03/2025). Kini hanya fokus mengerjakan pesanan yang sudah masuk dalam list antrean.
“Apalagi ini Idulfitri juga semakin dekat. Sengaja sudah kami tutup lebih awal untuk order cuci karpetnya, agar kami juga tidak keburu-buru menyelesaikan pesanan yang masuk pada hari-hari terakhir Ramadan,” terangnya.
BACA JUGA: Pasar Murah Jelang Lebaran Jadi Opsi Pengendalian Inflasi di Mojokerto
Cuaca ekstrem di Mojokerto jadi problem bagi pelaku usaha jasa cuci karpet. Sinar matahari yang minim membuat pengeringan karpet memakan waktu lebih lama sehingga tidak banyak orderan yang diterima.
“Faktor cuaca memang menjadi hambatan. Jadi waktu pengeringan tidak secepat Ramadan tahun lalu. Tentunya pengerjaan jadi lebih lama, tidak seperti saat panas matahari terik,” ungkapnya.
Omzet Turun Dibanding Ramadan
Penyedia jasa cuci karpet mengaku mengalami penurunan omzet cukup signifikan dibandingkan Ramadan hingga jelang Lebaran tahun lalu. Jumlah kenaikan order tidak lagi bekali-kali lipat seperti beberapa tahun lalu.
“Kalau naik, pasti. Namun tidak seperti tahun sebelumnya. Tahun ini kenaikan hanya dua kali lipat dari hari-hari biasa di luar Ramadan,” tegas Rahmat Riduwanulhakim, pelaku jasa cuci karpet, Minggu (23/03/2025).
BACA JUGA: Ribuan Parsel Lebaran Disalurkan Gereja di Kota Mojokerto untuk Masyarakat Muslim
Orderan jasa cuci karpet sepanjang Ramadan tahun lalu bisa naik tiga hingga empat kali lipat ketimbang hari biasa. Namun, tahun ini daya order tersebut malah menurun.
“Mayoritas tahun ini order yang datang itu rumahan, alias pribadi-pribadi saja. Malah orderan dari rumah ibadah yang menurun tajam, meskipun sudah kami berikan beberapa promo seperti potongan harga maupun antar jemput gratis bagi (orderan) rumah ibadah,” tandas Hakim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







