MOJOKERTO, Tugujatim.id – Jalur Pacet-Cangar masih menyita atensi tinggi pihak Pemprov Jatim melalui Dishub Jatim.
Papan petunjuk lalu lintas untuk perlengkapan penyelamatan pengguna jalan dipasang di beberapa titik ekstrem pada jalur alternatif penghubung Mojokerto dan Kota Batu.
Keterangan dari UPT LLAJ Mojokerto Dishub Jatim menyebutkan, proses pengerjaan perlengkapan lalu lintas ini telah rampung sebelum tahun baru berganti. Perlengkapan tersebut memang dipasang sebagai pendukung penyelamatan pada sepanjang jalur merah tersebut.
“Pengerjaan (perlengkapan lalu lintas) itu langsung oleh pihak provinsi, tujuannya untuk meningkatkan keamanan serta keselamatan bagi pengguna jalan,” urai Kasi Dalops, Akhmad Yazid, Senin (26/01/2026).
Perlengkapan lalu lintas ini meliputi pagar pengaman jalan (guardrail) di beberapa titik yang dinilai rawan. Terutama, titik jalan dengan kontur turunan tajam dengan tujuan mencegah kendaraan terjun ke jurang bila tengah mengalami kondisi rem blong.
Selain itu, jalur penghubung Mojokerto dan Kota Batu ini juga dipasangi delineator, yakni perangkat keselamatan lalu lintas berupa patok pembatas jalan yang dilengkapi reflektor. Patok ini berfungsi sebagai penuntun arah dan pembatas visual, terutama pada tikungan, tepi jalan, dan area rawan kecelakaan di malam hari atau kondisi minim cahaya.
“Patok ini menjadi pembatas (visual) di jalan, juga untuk penuntun arah bagi pengendara kendaraan,” tandas Yazid.
Pemasangan perangkat lalu lintas ini diharapkan mampu menekan angka peristiwa kecelakaan pada jalur tengkorak tersebut. Selain itu, Yazid juga mengimbau pengguna jalan agar senantiasa mengecek kondisi kendaraan sebelum melintasi jalur tersebut.
“Bila terasa lelah segera menepi di rest area, sambil mengecek kendaraan apakah masih kuat atau perlu istirahat dulu,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








