• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi skrining dan pemeriksaan mata sejumlah siswa SMP di Kabupaten Tuban. (Foto: Dokumen/Yayasan Paramitra) tugu jatim

Ilustrasi skrining dan pemeriksaan mata sejumlah siswa SMP di Kabupaten Tuban. (Foto: Dokumen/Yayasan Paramitra)

Dampak Pembelajaran Daring, Sejumlah Siswa SMP di Tuban Alami Gangguan Penglihatan

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Pembelajaran dalam jaringan (daring) yang diterapkan selama pandemi tampaknya membawa sejumlah dampak negatif. Tak hanya penurunan capaian belajar, sejumlah siswa SMP di Kabupaten Tuban bahkan mengeluhkan gangguan penghlihatan.

Tak heran, penerapan belajar yang dilakukan secara online banyak menggunakan gawai dan layar elektronik yang diduga berpengaruh pada penglihatan siswa.

You might also like

Polije

Mahasiswa Akuntansi Polije Enrico Indra Budianto Raih Gelar Gus Jember 2026

16/06/2026 11:30 AM
Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM

Melansir dari laman Universitas Diponegoro (Undip), gangguan penglihatan anak bisa dipengaruhi beberapa faktor, seperti kebiasaan, kelainan bawaan, dan genetik. Kebiasaan sehari-hari terlihat dengan dengan kebiasaan menggunakan gadget, terlebih saat pandemi seperti saat ini.

Menurut Dokter Spesialis Mata (Konsultan) Rumah Sakit Nasional Diponegoro dr Arnila Novitasari Saubig, penglihatan jauh dan dekat pada anak seharusnya seimbang.

Meskipun membantu mendukung pembelajaran, memakai gawaio terlalu lama bisa memengaruhi kesehatan mata.

1 Bulan, 157 Siswa/Siswi di Tuban Ajukan Kacamata Gratis

Informasi yang dihimpun Tugu Jatim, Selama periode bulan Maret sampai Agustus telah dilakukan skrining secara online dengan guru terlatih yang menanyakan kepada siswa-siswi setingkat SMP/MTs yang mengalami gangguan penglihatan selama pembelajaran daring.

Dari hasil skrining di temukan gangguan penglihatan pada siswa siswi MTs/SMP antara lain seperti di MTs Al-hidayah (Rengel), SMPN 1 Soko, SMPN 2 Soko, MTs Miftahul Huda (Tunah), MTs Nahdatul Waton (Tambakboyo), SMP Muhammadiyah 6 (Tambakboyo), SMP Muhammadiyah 5 (Bancar), dan masih banyak lagi lainnya telah di temukan ratusan siswa-siswi yang mengalami gangguan penglihatan.

“Kita di bulan September ini saja sebanyak 157 siswa-siswi yang sudah mengakses kacamata secara gratis dari program I-SEE Tuban karena mengalami gangguan penglihatan,” ujar Koordinator Yayasan Paramitra Kabupaten Tuban, Rudi Wibowo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Nur Khamid dan Kasi Penyakit Tidak Menular, Dinas Kesehatan belum merespon terkait permasalahan ini.

Tags: berita Tubanberita Tuban hari iniKabupaten TubanTuban
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Polije

Mahasiswa Akuntansi Polije Enrico Indra Budianto Raih Gelar Gus Jember 2026

by Mochamad Abdurrochim
16/06/2026 11:30 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Prestasi membanggakan diraih mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik Politeknik Negeri Jember (Polije), Enrico Indra Budianto. Mahasiswa...

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Next Post
Tekao, jajanan asli Kota Batu hasil perpaduan biji kakao dan kedelai tempe. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Mengenal Tekao, Kuliner Asli Kota Batu Berbahan Tempe dan Cokelat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID