JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember secara resmi memperkenalkan inisiatif bantuan pendidikan tinggi yang diberi nama Cinta Bergema dalam acara yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan setempat, Rabu malam (18/06/2025).
Program yang memiliki akronim Beasiswa Bupati Jember untuk Generasi Masa Depan ini bertujuan untuk menunjang putra putri Jember untuk mengakses pendidikan tinggi di sejumlah kampus.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Hadi Mulyono menjelaskan, pengembangan kualitas manusia merupakan bentuk investasi jangka panjang yang krusial. Menurut dia, hadirnya program bantuan pendidikan ini memiliki peran vital dalam menjamin masa depan generasi muda di wilayah Jember.
Baca Juga: Tak Hanya Penuhi Nutrisi, Jember Lawan Stunting Dengan Cegah Nikah Dini
“Kami memahami betul bahwa sektor pendidikan memegang peranan fundamental. Program yang dicanangkan pemerintah daerah ini sejalan dengan arahan bupati dalam merealisasikan visi-misi menciptakan masyarakat yang berkualitas, selaras, dan berkeadilan melalui pemerataan kesempatan belajar,” ungkap Hadi Mulyono.
Komitmen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, Hadi melanjutkan, tidak sebatas menjamin kontinuitas pendidikan selama periode wajib belajar 13 tahun. Pemerintah Kabupaten Jember bertekad untuk turut serta memfasilitasi dan menjamin keberlangsungan studi generasi muda sampai ke jenjang universitas.
Bantuan Pendidikan Tepis Stigma Negatif Penerimanya
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menekankan bahwa program bantuan pendidikan Cinta Bergema ini tidak dimaksudkan untuk memberikan stigma negatif kepada para penerimanya.
“Saya berharap tidak ada lagi pemberian cap atau stigma negatif terhadap program bantuan pendidikan. Hal ini sangat saya hindari. Anak-anak Jember juga memiliki perasaan. Ketika mereka mendapat label program bantuan untuk ‘orang tidak mampu’ atau ‘kaum miskin’, meskipun sasarannya memang masyarakat kurang mampu, saya mohon penamaan programnya tidak menggunakan kata-kata yang merendahkan martabat,” tegas pria yang akrab disapa Gus Fawait itu.
Pernyataan tersebut disampaikan bupati dengan tujuan agar program bantuan pendidikan Cinta Bergema ini benar-benar efektif dalam mengangkat derajat sosial ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, program Cinta Bergema akan menyediakan kesempatan bagi 8.000 calon mahasiswa melalui enam kategori jalur bantuan pendidikan yang berbeda, meliputi: jalur prestasi akademik, jalur afirmasi sosial ekonomi, jalur khusus tenaga pendidik dan aparatur pemerintahan daerah/desa, jalur kompetisi, jalur santri lembaga pendidikan Islam, serta jalur penghafal Al-Quran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








