JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menyediakan angkutan gratis bagi wisatawan yang hendak berlibur di sejumlah destinasi wisata Kabupaten Jember.
Kabar ini disampaikan Kepala Dishub Jember Gatot Triyono. Ia menjelaskan ada beberapa persyaratan untuk mendapatkan fasilitas mobil untuk para wisatawan mengeksplor beberapa destinasi unggulan Jember.
Menurut Gatot, program ini ditujukan untuk wisatawan yang datang ke Jember dengan syarat minimal berjumlah 10 orang dan menggunakan transportasi udara (pesawat) dalam perjalanan pulang-pergi ke Jember.
“Kami memberikan layanan angkutan gratis bagi wisatawan yang datang ke Jember minimal 10 orang, syaratnya menggunakan PP (pulang-pergi, Red) ke Jember menggunakan Wing Air atau Fly Jaya (maskapai, Red),” ujar Gatot pada Jumat (6/5/2026).
Selama berada di Jember, wisatawan tersebut akan mendapatkan fasilitas angkutan gratis yang disediakan oleh Dishub. Layanan ini juga mencakup perjalanan ke wilayah sekitar Jember.
Salah satu contoh layanan yang diberikan adalah penyediaan shuttle bus gratis bagi umat Hindu yang akan melaksanakan ibadah ke Lumajang. Mereka akan dijemput di Bandara Notohadinegoro dan diantarkan hingga Lumajang, kemudian dikembalikan lagi ke bandara.
“Baik itu sahabat-sahabat kami Hindu yang akan melaksanakan ibadah ke Lumajang, sampai di bandara kami siapkan shuttle bus gratis buat mereka ke Lumajang dan kembali sampai di Bandara Notohadinegoro Jember,” jelasnya.
Gatot juga mengakui bahwa sosialisasi mengenai aturan dan layanan transportasi di Jember masih perlu dimassifkan. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui informasi tersebut, sehingga masih ada yang melakukan antar-jemput secara mandiri.
“Mereka yang pertama mungkin ini masih sosialisasinya perlu kita masifkan kembali dan masih rata-rata mereka kan masih nggak tahu ya, jadi akhirnya mereka masih ada yang antar jemput,” ungkapnya.
Program angkutan gratis ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Jember sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di daerah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








