Pemkab Malang Target 1.350.000 Jiwa Penduduk Kabupaten Malang Tervaksin dalam Setahun

  • Bagikan
Dinkes Kabupaten Malang akan memberikan vaksin sinovac kepada 1.350.000 jiwa masyarakat. (Foto ilustrasi: Pixabay/Tugu Jatim)
Dinkes Kabupaten Malang akan memberikan vaksin sinovac kepada 1.350.000 jiwa masyarakat. (Foto ilustrasi: Pixabay/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, memiliki pekerjaan rumah (PR) yang cukup besar untuk melaksanakan vaksinasi kepada 1.350.000 jiwa masyarakat Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo mengungkapkan bahwa setiap masyarakat akan mendapatkan 2 vial vaksin.

“Jadi, target di Kabupaten Malang untuk sasaran secara total ada 1.350.000 jiwa. Sehingga target dosisnya sendiri adalah 2 kali dari 1.350.000 jiwa,” terangnya saat dikonfirmasi Tugu Malang, partner Tugu Jatim, Senin (01/02/2021).

Dia berharap agar masyarakat juga mendapatkan vaksin yang sama ketika pelaksanaan vaksinasi tahap pertama pada 30 Januari 2021, yaitu vaksin sinovac.

“Untuk masyarakat umum sama, sementara ini yang kami pakai adalah sinovac. Dan sinovac ini dosis tunggal, tapi dilakukan penyuntikan 2 kali. Kami nanti juga di belakang mengusahakan untuk masyarakat umum dapat sinovac,” tuturnya.

Untuk mencapai target tersebut, pria yang mengawali karir sebagai dokter gigi ini menjelaskan akan mengupayakan penambahan jam operasional vaksinasi untuk masyarakat umum.

“Agar memperkuat kepercayaan masyarakat kepada kami, intinya untuk 1.350.000 jiwa itu kami upayakan jam vaksinasi ditambah di setiap faskes,” tegasnya.

Sehingga jika biasanya fasilitas kesehatan (faskes) hanya melaksanakan 1 sesi vaksinasi dalam seminggu. Akan ditambah menjadi satu sesi vaksinasi dalam satu hari.

“Kalau biasanya 1 sesi dalam seminggu, kami akan tambah setiap hari ada satu sesi,” ujarnya.

Upaya ini sendiri dilakukan untuk mencapai target 1.350.000 jiwa tervaksin dalam setahun.

“Jadi, harapan kami 1.350.000 jiwa itu selesai dalam satu tahun ini,” ujarnya.

Sementara untuk mekanisme pendataan peserta vaksinasi, Arbani mengatakan, data tersebut ada pada Kantor BPJS Kabupaten Malang. (rap/ln)

 

  • Bagikan