MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pemkab Mojokerto menegaskan tidak terdapat kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). Hal ini ditegaskan sendiri oleh Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Sabtu (16/08/2025).
Bupati Albarraa juga berharap agar masyarakat Kabupaten Mojokerto tetap tenang atas polemik yang terjadi di berbagai daerah soal kenaikan PBB gila-gilaan. Tak hanya itu, Bupati Albarraa juga menyampaikan bila terdapat kendala atau ingin mengajukan keberatan atas besaran PBB tahun ini bisa segera menuju kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat.
“Kami tegaskan untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto, tidak akan ada kenaikan untuk PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan). Bila masyarakat ada kendala bisa langsung ke Bapenda,” tegasnya.
BACA JUGA: Khofifah Lepas Tim Ekspedisi 80 Arjuno: Kibarkan Merah Putih Raksasa
Terbitnya keputusan ini disambut baik oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Khoirul Amin. Amin berkaca pada kondisi ekonomi saat ini. Kenaikan pajak seperti PBB memang upaya cepat untuk menggenjot penerimaan daerah namun dapat menimbulkan gejolak bagi masyarakat.
“Kondisi ekonomi belum stabil. Pajak naik itu kurang baik, bagi masyarakat serta kestabilan pemerintahan. Kami mendukung langkah Bupati yang tidak menaikkan PBB,” terangnya.
Saat ditanya soal menambahkan pemasukan daerah, Amin mengatakan bahwa masih banyak sektor yang bisa dimaksimalkan untuk menambah pundi-pundi kas daerah. Meliputi potensi wisata daerah serta penerimaan dari sektor retribusi lainnya.
BACA JUGA: Kiai Asep Ajak Warga Ikhtiar Batin untuk Mojokerto di HUT Ke-80 RI
“Belum memungkinkan untuk adanya kenaikan PBB P2 tahun ini. Kami cari cara-cara lain agar penerimaan daerah tetap maksimal dan tidak membebani masyarakat,” tandasnya.
Salah satu warga asal Bangun, Pungging yakni Wiyoto mengaku tidak ada kenaikan untuk PBB P2 yang dia bayar. Bahkan pajak yang Wiyoto bayar terbilang cukup rendah. Meski, rumah Wiyoto berdekatan dengan kawasan industri.
“Masih terjangkau, lokasi juga dekat pabrik-pabrik. Tidak ada kenaikan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








