• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
pencak silat Kuntu Mancilan. (Foto: Pencak Silat Kuntu/Tugu Jatim)

Gerakan pencak silat Kuntu Mancilan tetap eksis menjadi seni bela diri asli Pasuruan. (Foto: Pencak Silat Kuntu)

Pencak Silat Kuntu Mancilan, Seni Bela Diri Warisan Leluhur asal Kota Pasuruan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Olahraga
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Perguruan Pencak Silat Kuntu Mancilan adalah warisan budaya seni bela diri dari para leluhur di Kota Pasuruan. Sudah sekitar 2 abad lebih pencak silat tersebut berdiri di Desa Mancilan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.

Salah satu penerus pencak silat Kuntu Mancilan, yaitu Nuril Hidayati, 50, mengungkapkan jika perguruan ilmu bela diri asli Pasuruan itu kali pertama didirikan pada 1817 oleh Mbah Hasan Wiroi.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

“Pendiri pertama pencak silat Kuntu Mancilan, ya Mbah Hasan Wiroi. Beliau masih keturunan dari ulama Mbah Slaga yang garis keturunannya sampai ke Sultan Hasanuddin hingga Sunan Gunung Jati, ” ujarnya.

Dia mengatakan, sepeninggal Mbah Hasan Wiroi, perguruan pencak silat Kuntu Mancilan diteruskan oleh anak cucunya, yakni Mbah Abdurrahman, kemudian dilanjutkan Mbah Fakih hingga saat ini dikelola oleh Mbah M. Kholil.
Menurut perempuan yang merupakan anak pertama dari Mbah M. Kholil ini, filosofi arti dari nama Kuntu adalah sebuah kebangkitan.

pencak silat Kuntu Mancilan. (Foto: Pencak Silat Kuntu/Tugu Jatim)
Anggota pencak silat Kuntu Mancilan saat memperagakan seni bela diri asli Kota Pasuruan. (Foto: Pencak Silat Kuntu)

“Kuntu artinya bangkit atau membangun. Para pemuda harus terus semangat untuk bangkit dan terus memberikan prestasi,” imbuh Nuril, anak pertama dari Mbah M. Kholil.

Dalam perkembangannya, perguruan pencak silat Kuntu Mancilan ini sempat pecah jadi dua aliran. Pertama adalah Persatuan Pencak Pusaka Mancilan atau dikenal aliran pencak timur yang dipimpin oleh Mbah Fakih. Kemudian ada Pencak Silat Untung Suropati Mancilan atau disebut aliran pencak barat yang dipimpin Mbah Malik.

Dia melanjutkan, sepeninggal dua pemimpin aliran pencak silat kuntu, yakni Mbah Fakih dan Mbah Malik, para murid dari kedua perguruan itu sepakat untuk kembali bersatu. Dari situlah tercipta Perguruan Pencak Silat Kuntu Mancilan Pasuruan.

“Bersatu kembali pada 1985, tepatnya pada 27 Januari. Hingga sekarang, pencak silat Kuntu Mancilan punya 16 ranting yang tersebar mulai di kota sampai Kabupaten Pasuruan serta satu ranting di Pulau Bali,” ungkapnya.

Hingga kini, jumlah pesilat pencak silat Kuntu Mancilan terus bertambah dan sempat menorehkan prestasi di bidang seni bela diri hingga ke tingkat Provinsi Jatim.

“Sekarang kurang lebih ada 50 anak yang berlatih di sini. Kemarin sempat dapat juara dua di Kejurprov Jatim,” ujarnya.

Tags: Berita Kota PasuruanKota Pasuruan hari iniPasuruan hari inipencak silatPencak silat di Kota PasuruanPencak Silat Kuntu MancilanPencak Silat Kuntu Mancilan Kota PasuruanSeni bela diri pencak silat
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Covid Omicron. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Waspada Covid Omicron! Wali Kota Pasuruan Aktifkan Posko PPKM Mikro di Tingkat RT-RW

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID