Pendapatan Penjual Makanan Kota Malang Meningkat Seiring Longgarnya PPKM

Pendapatan Penjual Makanan Kota Malang Meningkat Seiring Longgarnya PPKM

  • Bagikan
Rumah makan Padang yang ada di Jalan M.T. Haryono, Dinoyo, Kota Malang sudah mulai ramai pembeli/tugu jatim
Rumah makan Padang yang ada di Jalan M.T. Haryono, Dinoyo, Kota Malang sudah mulai ramai pembeli. (Foto: Dokumen/ Fahra Auliani Rahmah)

Tugujatim.id – Penurunan level PPKM di Kota Malang dari level 4 ke 2 menjadi kabar gembira bagi para pedagang. Secara perlahan warung jualan mereka mulai ramai pengunjung, juga bisa membuka warung lebih lama dari sebelumnya.

Hartati, salah satu pemilik rumah makan Padang di kawasan Dinoyo Kota Malang, mengatakan bahwa selama PPKM level 4 pengunjungnya turun drastis. Rumah makannya hanya boleh buka sampai jam 08.00 malam. Selain itu, jarang warga yang keluar rumah.

“Masyarakat banyak yang malas keluar rumah sejak diberlakukannya PPKM level 4,” ujarnya saat ditemui di lokasi jualannya.

Kini Hartati, bersyukur saat level PPKM menurun menjadi 2. Pengunjung mulai meningkat lagi. Yang mulanya hanya buka sampai jam 08.00 malam sekarang ini bisa buka sampai jam 09.00. Masyarakat juga sudah banyak yang mau dan berani makan di luar.

“Jika biasanya hanya dua sampai tiga meja yang penuh sekarang hampir semua meja selalu penuh,” paparnya.

Tentu hal ini merupakan titik terang bagi beliau karena jika terus menerus sepi maka tidak mustahil rumah makannya akan tutup.

Rumah makan padang yang terletak di Jalan M.T. Haryono, Dinoyo Kota Malang ini memiliki banyak menu masakan dengan harga yang terjangkau. Harganya terbilang murah mulai dari Rp 10.000. Dengan harga segitu Anda bisa menikmati berbagai macam pilihan lauk, mulai dari telur, mujair, bandeng, sampai ayam. Namun untuk rendang rendang sendiri harganya berbeda, satu porsinya dihargai Rp. 13.000.

Tidak sulit untuk menemukan rumah makan ini karena berada di pinggir jalan raya, berseberangan dengan Universitas Brawijaya (UB).

Gulai yang ada di rumah makan Minang Sepakat ini dimasak dengan resep ala Pariaman. Memiliki rasa yang cenderung pedas dan pastinya bikin nagih. Banyak mahasiswa yang mampir di rumah makan Padang ini karena sangat cocok di kantong mereka.

Bumbu gulai yang melimpah ditambah dengan bumbu rendang yang begitu nendang membuat siapapun tidak mampu menolaknya. Ditambah lagi paduan daun singkong rebus dan potongan timun yang membuat gizi dari makanan semakin lengkap.

Tata letak ruang yang nyaman dan cukup luas membuat Anda betah menyantap makanan di sana. Seperti rumah makan padang pada umumnya. Ornamen dinding dihiasi dengan  gambar jembatan kelok 9 dan foto-foto keluarga sang pemilik rumah makan.

Ini menambah suasana khas Minang. Jika Anda tinggal di Kota Malang atau kebetulan sedang berada di Malang, sangat disayangkan sekali jika belum pernah mampir di rumah makan ini.

  • Bagikan