• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Universiti Malaya.

Dosen UM dan Universiti Malaya tengah berdiskusi untuk penelitian yang dilakukan. (Foto: dok UM)

Penelitian UM dan Universiti Malaya: Mobile AR dan Game-Based Learning Tingkatkan Kemampuan Spasial Siswa SMP

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Studi yang dilakukan oleh Universitas Negeri Malang (UM) dan Universiti Malaya menunjukkan bahwa teknologi Mobile Augmented Reality (MAR) dan Game-Based Learning (GBL) memiliki potensi besar dalam meningkatkan kemampuan spasial siswa, terutama dalam memahami konsep bangun ruang dalam geometri.

Penelitian itu dilakukan oleh dosen UM Dr Lathiful Anwar Prof Dr Cholis Sa’dijah dan mahasiswa doktor bimbingannya, Arif Sapta Mandala. Keduanya berkolaborasi dengan Assoc Prof Dr Hutkemri dari Universiti Malaya.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Penelitian ini didanai melalui skema Penelitian Matching Fund dari UM yang bertujuan untuk mendukung inovasi pendidikan berbasis teknologi. Dalam penelitian ini, siswa SMP dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengevaluasi efektivitas MAR dan GBL dalam pembelajaran geometri.

Baca Juga: Jumlah Pengguna Meningkat, Separo Lebih Investor Kripto di Indonesia Berusia Kurang dari 30 Tahun

Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi MAR dan GBL, terutama dengan bimbingan langsung dari guru, secara signifikan meningkatkan persepsi spasial dan orientasi siswa.

Meski peningkatan kemampuan rotasi mental masih terbatas, penggunaan MAR dan GBL dalam kurikulum direkomendasikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan sehingga memudahkan siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak.

Penelitian ini relevan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang mengedepankan pendidikan inklusif dan berkualitas bagi semua. Integrasi MAR dan GBL dalam pembelajaran matematika membuat pembelajaran lebih menarik dan inklusif, membuka peluang belajar yang setara bagi siswa dengan berbagai gaya belajar.

UM dan Universiti Malaya.
Dosen UM dan Universiti Malaya saat berkunjung ke Bromo. (Foto: dok UM)

Selain itu, penelitian ini juga mendukung SDG 9: Inovasi, Infrastruktur, dan Industri, karena mempromosikan penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Assoc Prof Dr Hutkemri mengapresiasi yang tinggi atas kolaborasi kedua perguruan tinggi tersebut. Dia sangat antusias dengan hasil penelitian yang akan bermanfaat bagi pengembangan pendidikan matematika di era digital.

Baca Juga: Bawang Merah dan Beras Operasi Pasar Murah Diserbu Warga Kota Mojokerto

Dengan begitu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan model pembelajaran berbasis teknologi yang lebih efektif dan adaptif, khususnya di bidang STEM.

“Penelitian ini sangat bermanfaat untuk pengembangan pendidikan matematika serta mendorong integrasi teknologi inovatif di ruang kelas. Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi inspirasi bagi pendidik untuk mengembangkan metode pembelajaran yang relevan di era digital,” ujarnya.

Sebelumnya, Dr Lathiful Anwar sempat melakukan kunjungan ke Universiti Malaya untuk berdiskusi mengenai progres penelitian kolaborasi yang telah dilakukan di Indonesia dan penulisan artikel hasil penelitian.

Sebagai balasan atas kunjungan tersebut, Assoc Prof Dr Hutkemri kemudian datang ke UM untuk melanjutkan diskusi terkait publikasi ilmiah serta membahas potensi kolaborasi penelitian pada 2025.

Kolaborasi antara UM dan Universiti Malaya ini merupakan langkah strategis dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan Malaysia untuk mendukung pencapaian SDGs pada 2030. (adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniKolaborasi UM dan Universiti MalayaKota Malang hari iniUM dan Universiti Malaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Next Post
Belanja gaji.

Pemkab Tuban Alokasikan Belanja Gaji dan Tunjangan DPRD Senilai Rp27 Miliar di RAPBD 2025

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID