• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana di tempat isolasi terpusat (isoter) yang terletak di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Suasana di tempat isolasi terpusat (isoter) yang terletak di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu. (Foto: M. Ulul Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kasus Covid Melandai, Penghuni Isoter YPPII Kota Batu Nihil

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Kasus Covid-19 menurun, tingkat keterisian pasien penghuni di isolasi terpusat (isoter) Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu juga melandai. Apalagi dalam 2 hari ini sudah tercatat 0 pasien. Artinya, laju penularan Covid-19 mulai melandai.

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso membenarkan kondisi ini. Dia mengatakan, pasien terakhir pada Minggu (10/10/2021) hanya ada 1 orang dan sudah pulang.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

”Selama 2 hari ini sudah tercatat 0 pasien. Terakhir hanya ada 1 orang, itu pun pelimpahan dari RS lain,” kata dia pada Senin (11/10/2021).

Punjul menjelaskan, jika pelimpahan pasien dari RS adalah hal wajar. Sesuai mekanismenya, jika pasien sudah selesai menjalani perawatan, maka harus istirahat dulu di tempat isoter selama 3 hari.

Menurut Punjul, kondisi ini bisa dikatakan tingkat transmisi penularan virus di Kota Batu diklaim mulai melandai.

”Kosongnya isoter dan tingkat keterisian tempat isolasi dan ICU di RS rujukan menunjukkan laju penularan Covid-19 di sini mulai terkendali,” kata dia.

Tapi Punjul mengimbau, bukan berarti kondisi ini menjadikan warga Kota Batu berleha-leha dan tidak lagi menerapkan protokol kesehatan (prokes). Pada prinsipnya, laju penularan virus asal Wuhan, China, ini masih belum dapat dikatakan selesai.

”Prokes tetap harus dijalankan secara disiplin. Itu adalah kunci utama mengendalikan penularan. Saya harap kondisi ini bisa terus bertahan. Meski begitu, isoter ini akan tetap diaktifkan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, salah satu perawat di Isoter YPPII Batu Wiwik Safitri membenarkan jika keterisian pasien mulai ada tren penurunan dibandingkan sebelum-sebelumnya. Dia mengatakan, keterisian paling tinggi yang pernah tercatat mencapai 112 bed dari total 156 bed.

”Tertinggi pernah tembus 112 pasien karena memang Covid-19 sedang meledak-ledaknya sekitar Juli-Agustus 2021. Meski begitu, kami tetap stand by buat jaga-jaga sampai kondisnya dinyatakan kondusif,” ujarnya.

Tags: Isoter Kota BatuKeterisian BORKota BatuYPPII Kota Batu
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Tengku Tegar Abadi meluapkan kegembiraan setelah sukses meraih emas cabor atletik lompat galah dengan lompatan 5,15 meter di PON XX Papua 2021. (Foto: Humas KONI Tuban/Tugu Jatim)

Kembali Sumbang Emas, 2 Atlet Tuban Torehkan Prestasi di PON XX Papua 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID