• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
self-care agency.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM) IPB melaksanakan program Ananta bagi anak down syndrome di Yayasan Diffable Action Indonesia (YDAI). (Foto: dok IPB)

Penguatan Self-Care Agency, Mahasiswa IPB Tingkatkan Skill Anak Down Syndrome lewat Program “Ananta”

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOGOR, Tugujatim.id – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) IPB University merilis program penguatan self-care agency bagi anak down syndrome atau disebut dengan Ananta (Anak Down Syndrome Istimewa) di Yayasan Diffable Action Indonesia (YDAI). Program mahasiswa IPB ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan bina diri anak down syndrome.

Tim PKM-PM Ananta diketuai oleh Ganta Gaffrila, Farhansyah, Ahmad Darmawan, Dwi Liroka dan Qur’atul Aini serta didampingi dosen pembimbing Dr Adisti Permatasari Putri Hartoyo SHut MSi.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Sebagian besar anak down syndrome belum terlatih dengan kemandirian berupa daily living skills (berpakaian, makan, dan minum secara mandiri), keterbatasan dalam memahami instruksi yang diberikan oleh pengajar, tingkat fokus yang masih rendah, dan masih sulit berkomunikasi serta bekerja sama.

Baca Juga: Resmi! DPRD Kota Malang Sahkan Aspirasi Masyarakat soal Perda Pesantren

Selain itu, secara personal dari anak down syndrome belum bisa mengetahui namanya dan keluarga. Cenderung fokus pada kegiatan yang disenanginya sehingga mereka sulit memahami instruksi dari pengajar dan kesulitan dalam bekerja sama. Masalah yang dipaparkan tersebut menjadi salah satu latar belakang tercetusnya program Ananta ini.

Tim PKM PM Ananta menyajikan suatu program dengan menggunakan metode avatar-experience yang mengadopsi pada rujukan B.F Skinner, modification behavior dengan mengurangi perilaku yang tidak diinginkan dan meningkatkan perilaku yang diharapkan dari anak-anak down syndrome. Di mana kemampuan bina diri dapat dibentuk melalui tiga pilar yaitu self-help behavior, social behavior, work oriented behavior dengan cara pembentukan perilaku (behavior shaping). Tiga pilar tersebut akan dicapai melalui 4 experience learning dengan ditanamkan nilai-nilai kehidupan seperti api, air, udara, dan bumi dari Lundholm dan Richard.

Baca Juga: Dekan FK Unair Surabaya Dicopot Jabatannya, Humas Kampus Buka Suara

Program Ananta terdiri dari Jumpa Ananta, Experience 1: Ananta’s Story, Experience 2: The pieces of Ananta, Experience 3: Journey of Ananta, dan Experience 4: It’s me, Ananta yang dilaksanakan dari bulan Mei hingga Juni 2024.

“Ananta adalah program untuk menguatkan self-care agency dengan menggunakan metode Avatar-Experience pada anak down syndrome di Yayasan Diffable Action Indonesia untuk meningkatkan kemampuan bina diri mereka melalui program yang kreatif dan menarik,” ucap Tim PKM-PM Ananta Ganta Gaffrila.

Dia mengatakan, sesuai akronim dari nama “Ananta” yaitu Anak Down Syndrome Istimewa, harapannya nanti anak down syndrome ini akan menjadi anak yang istimewa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Ganta Gaffrila (Member Pondok Inspirasi)

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Bogor hari iniBogor hari iniIPB UniversitySelf-Care Agency untuk down syndrome
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
FEB Unisma.

FEB Unisma Ajak Ratusan Mahasiswa Sinau Digital Marketing, Kolaborasi SME dan SAMEP

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID