• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Irigasi pertanian Antirogo.

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUBMSDA Jember Dai Agus M ungkap penyebab saluran irigasi pertanian Antirogo tersumbat. (Foto: Dok. DPRD Jember)

Penyebab Saluran Irigasi Pertanian Antirogo Tersumbat, Begini Kata Kabid SDA Jember

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Jember mengidentifikasi akar masalah tersumbatnya saluran irigasi pertanian Antirogo di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Selain penutupan jalur air oleh kompleks hunian, konstruksi jembatan buatan developer yang tanpa analisis engineering turut memperburuk situasi lahan pertanian di bagian bawah.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUBMSDA Jember Dai Agus M menegaskan bahwa kepentingan para petani untuk memperoleh pasokan air tidak dapat dikesampingkan. Jalur pengairan yang melintasi zona perumahan, menurut dia, harus tetap terbuka dalam situasi apa pun.

Baca Juga: Pemkab Jember Bakal Laporkan Temuan Terkait Dugaan Irigasi Pertanian Tersumbat Proyek Perumahan

“Akses irigasi bagi petani merupakan hak mutlak. Sekalipun arealnya terbatas, jalur tersebut wajib tetap berfungsi,” tegas Agus, Selasa (18/11/2025).

Dari data yang masuk, minimal area persawahan yang terkena dampak akibat saluran terblokir mencapai lebih dari 2 hektare. Masalah ini muncul karena distribusi air terhenti sejak saluran tersier 12 mengalami hambatan operasional yang kurang optimal.

Hasil Panen Petani Terhambat Aliran Air

Menurut Agus, sebenarnya saluran irigasi di lokasi tersebut masih bisa mendukung sistem rotasi tanaman padi, tanaman musiman, dan ditanami padi kembali, apabila ada dukungan curah hujan dan pasokan dari kanal pengambilan. Namun ketiadaan jaminan aliran air jelas menghambat hasil panen petani.

Dalam jaringan irigasi pertanian Antirogo itu, kanal tersier hanya ada satu saluran pokok yang kemudian terpecah menjadi dua cabang di tengah area. Satu cabang mengalir langsung ke arah hilir, sementara cabang lainnya berbelok ke arah kiri.

“Titik pengambilannya cuma satu, melewati Sumberpinang sampai memasuki Antirogo,” papar Agus.

Dia melanjutkan, salah satu cabang saluran kini benar-benar terputus, sementara cabang satunya mengalami pengurangan volume air. Dia menyatakan kondisi ini bukan semata-mata karena penyempitan kanal, melainkan juga dampak dari jembatan-jembatan yang dibangun pengembang properti tanpa persetujuan teknis.

Selain itu, dia mengungkap fakta bahwa banyak pengembang mendirikan jembatan penyeberangan tanpa mendapat persetujuan teknis atau berkoordinasi dengan tim pengairan.

“Kerap kali plat beton jembatannya dipasang terlalu rendah. Hal ini membuat volume air irigasi ke hilir menyusut signifikan,” ungkapnya.

Selain menurunkan kemampuan aliran, konstruksi jembatan yang tidak memenuhi spesifikasi juga menghilangkan jalur perawatan kanal, yang vital sebagai akses bagi petani dan perkumpulan pengguna air saat melakukan pembersihan berkala.

“Banyak jalur perawatan yang lenyap setelah kanal ditutup atau diberi konstruksi. Hal ini menyulitkan kami dan petani dalam menjaga kebersihan jalur air,” tuturnya.

Instansi pengairan menilai bahwa jaringan irigasi di zona terdampak perlu pengkajian kembali dan pembaruan sistem. Pemindahan jalur dinilai tidak tepat karena berpotensi mengubah struktur tanah dan memengaruhi sistem pengairan.

“Jika jalur direvitalisasi, harus mengikuti jalur yang sudah ada. Kalau dipindah-pindah, justru merusak struktur tanah dan sistem alirannya,” jelas Agus.

Pihaknya mengharapkan persoalan ini mendapat perhatian khusus dari seluruh stakeholder, khususnya pengembang properti. Tanpa solusi yang tepat, ancaman kekeringan bisa menyebar ke wilayah hilir yang luasnya mencapai 8,54 hektare.

“Kami mengharapkan tidak ada lagi pertambahan dampak akibat bangunan yang tidak sesuai dengan konstruksi pengairan,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniDPUBMSDA Kabupaten JemberIrigasi pertanian di JemberJemberKabupaten Jember hari iniKasus penutupan saluran irigasi di JemberSaluran irigasi di Antirogo Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Desa Suci.

Desa Suci Argopuro Jember Jadi Percontohan Kampung Iklim, Usung Konsep Sungai Lestari dan Bebas Sampah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID