Tugujatim.id – Jika Anda menginginkan laki-laki kaya, maka pastikan selevel dengan mereka. Jika tidak, Anda akan dipandang sebagai perempuan matre (materialistis). Apa iya seperti itu? Lewat bukunya, Logic vs Feelings, Aurellia Sapphire berupaya mengabadikan fenomena ini, Simak informasi selengkapnya!
Sebuah pandangan populer menyatakan, wanita yang mencintai pasangannya cenderung mengharapkan perlakuan yang setara, sementara pria, sebaliknya, merasa dihargai ketika ia dibutuhkan. Perbedaan mendasar ini sering kali menjadi tantangan, namun juga kunci dalam memahami ekspektasi masing-masing.
Ada pandangan yang mengatakan bahwa perempuan yang menginginkan pasangan sukses, misalnya, ‘Laki-laki dengan mobil Ferrari,’ juga harus memiliki pencapaian serupa.
Namun, apakah benar demikian? Tentu saja tidak. Pernyataan ini seringkali terlalu menyederhanakan kompleksitas sebuah hubungan.

Wanita, sebagai individu, berhak memiliki kriteria dan standar untuk calon pendamping hidup, baik secara mental maupun finansial. Keinginan untuk mendapatkan pasangan yang mapan bukanlah hal yang salah, melainkan bagian dari proses seleksi alami.
Pernyataan bahwa, ‘laki-laki mana yang sanggup mengejar standarmu akan tinggal. adalah sebuah refleksi dari psikologi hubungan.
Pria yang berkomitmen dan menghargai pasangannya akan melihat standar tersebut sebagai tantangan yang memotivasi. Mereka akan berusaha keras untuk memenuhi standar tersebut karena ego merasa terpenuhi saat berhasil membuat pasangannya bahagia. Sebaliknya, pria yang merasa tidak sanggup atau tidak memiliki niat untuk memenuhi standar tersebut, akan dengan sendirinya menjauh.
BACA JUGA: Kisah di Balik Buku Insecurity: Ketika Rasa Tak Percaya Diri Menemukan Suaranya
Pada dasarnya, ini bukanlah tentang tuntutan yang berlebihan, melainkan tentang penentuan nilai diri dan ekspektasi yang sehat.
Perempuan yang memiliki standar tinggi tidak harus merasa bersalah, karena hal itu merupakan cara untuk memastikan mereka mendapatkan pasangan yang setara dalam hal komitmen dan dedikasi. Hubungan yang kuat dibangun di atas fondasi rasa saling menghargai, di mana kedua belah pihak termotivasi untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka demi kebahagiaan bersama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Novia Hilmiasari
Editor: Darmadi Sasongko








