Perempuan yang Viral karena Aniaya Ibu-Ibu di Malang Ternyata Anak Sendiri - Tugujatim.id

Perempuan yang Viral karena Aniaya Ibu-Ibu di Malang Ternyata Anak Sendiri

  • Bagikan
Tangkapan layar viral video ibu dipukuli di Malang
Tangkapan layar viral video ibu dipukuli di Malang. (Foto: Dokumen)

MALANG – Polisi mulai menemukan titik terang pelaku penganiayaan terhadap perempuan tua yang videonya viral di lini masa media sosial beberapa waktu lalu. Pernyataan dari pihak kepolisian menjelaskan bahwa yang melakukan pemukulan dalam video tersebut adalah anak dari perempuan tua itu sendiri.

Untuk diketahui, video viral itu disebutkan lokasinya ada di sekitaran Pasar Mergan, Kota Malang. Dalam video berdurasi 51 detik itu memperlihatkan seorang perempuan dengan perawakan usia lanjut memakai jilbab dan jas hujan tampak dimarahi seorang perempuan muda bertopi dibelakangnya.

Baca Juga: Inggris Bakal Kembalikan 5.000 Artefak Kuno ke Irak

Tak hanya itu, si nenek dengan wajah pasrah ini lalu ditempeleng, dipukul, dibekap hingga dijambak berkali-kali oleh si wanita muda tersebut. Video itu akhirnya menjadi viral di media sosial Instagram.

Kepolisian hingga kini turut andil untuk mencari tahu siapa wanita muda dalam video tersebut. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu menuturkan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikam terkait kebenaran video ini.

Namun, selangkah lebih jauh, pihaknya sudah mendapati sejumlah informasi terkait kedua sosok tersebut. Rupanya, keduanya adalah ibu dan anak yang tinggal di daerah Lawang, Kabupaten Malang.

”Itu masih terus kami selidiki. Petugas kami sudah dapat informasi kedua orang tersebut adalah ibu dan anak, tinggal di daerah Lawang. Anggota kami sudah bergerak kesana masih mencari keberadaan mereka,” terangnya kepada awak media, Minggu (25/10).

Baca Juga: Gambar Kucing Raksasa Berusia 2.000 Tahun Ditemukan di Gurun Pasir Nazca, Peru

Hingga saat ini, polisi masih belum tahu persis keberadaan mereka berdua. Berbagai informasi juga didapat mulai dari dugaan si anak (wanita muda) mengalami gangguan jiwa. Kebenarannya kata dia masih akan diselidiki.

“Saat ini kami masih fokus berusaha menemui dulu korban dan pelaku. Kami selidiki dan periksa apakah informasi itu benar tidaknya,” tandasnya. (azm/riq/gg)

  • Bagikan