Tugujatim.id – PT Kereta API Indonesia (KAI) menyiapkan 11.000 voucher tiket jarak jauh secara cuma-cuma alias gratis. Voucher tiket KA tersebut disiapkan bagi tenaga kesehatan (nakes), guru, dan veteran. Program itu merupakan kelanjutan dari program serupa di tahun lalu. Di mana KAI membagikan 10.000 voucher tiket KA kepada guru dan nakes.
“Diberikan voucher gratis dalam rangka Hari Pahlawan,” ungkap Manager Humas Daop 7 Ixfan Hendriwintoko pada Senin (08/11/2021).
Ixfan mengatakan, pemberian tiket gratis itu sebagai bentuk penghargaan KAI pada para pahlawan yang telah berjuang dan berbakti pada masyarakat, baik di masa pandemi maupun kemerdekaan.
“Voucher tiket bisa digunakan untuk periode keberangkatan 8-30 November 2021” imbuh Ixfan.
Dia memerinci pihak yang dapat menerima voucher tersebut, yakni guru pendidikan formal untuk anak usia dini sampai tingkat menengah atas atau sederajat. Baik negeri maupun swasta dengan status ASN maupun honorer. Lalu tenaga kesehatan (bidan, perawat, apoteker, tenaga farmasi, tenaga administrasi, dan driver ambulans). Baik dari klinik, puskesmas, atau rumah sakit kecuali dokter.
‘’Kategori ketiga yang berhak, yakni Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI),’’ tutur Ixfan.
Dia menjelaskan, untuk teknis pengambilan voucher tersebut dimulai 7-29 November di loket atau customer service pada 12 stasiun. Yaitu, Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Gubeng, Jember, Medan, Kertapati, dan Tanjung Karang. Voucher ini hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari wilayah pengambilan voucher.
‘’Misalnya pengambilan voucher di Stasiun Gambir, maka voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari Gambir dan Pasar Senen,’’ bebernya.
Untuk mengambil voucher tersebut, calon pelanggan wajib menunjukkan identitas asli dan fotokopi identitas maupun surat keterangan yang menerangkan profesi masing-masing. Mulai guru, tenaga kesehatan, dan veteran. Selama program berlangsung, satu identitas hanya berhak untuk satu voucher atau satu kali perjalanan. ‘
’Pengambilan voucher tidak bisa diwakilkan, kecuali untuk veteran,’’ ujarnya.








